Neneng Ngaku Kapok Jadi Bupati dan Politisi

Mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin mengaku kapok sebagai pejabat publik dan sebagai politisi. Dia pun menyesal dan mengaku khilaf menerima suap dari proyek Meikarta.

Neneng Ngaku Kapok Jadi Bupati dan Politisi
INILAH, Bandung – Mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin mengaku kapok sebagai pejabat publik dan sebagai politisi. Dia pun menyesal dan mengaku khilaf menerima suap dari proyek Meikarta.
 
Di Persidangan suap proyek Meikarta, Neneng Hasanah Yasin pun mengaku telah mengembalikan semua uang yang diterimanya sebesar Rp11,5 miliar ke rekening KPK.
 
Dalam sidang yang dipimpin Tardi, JPU KPK memeriksa kelima terdakwa. Dalam agenda pemeriksaan terdakwa tersebut, para terdakwa saling bersaksi atas terdakwa lainnya.  Tak hanya itu, para terdakwa pun mengakui dan menyesali semua perbuatannya.
 
Tak terkecuali Neneng Hasanah Yasin. Sambil terabata-bata dan sesenggukan, Neneng mengakui semua perbuatannya dan menyesal tidak akan mengulangi perbuatannya itu.
 
Bahkan saat ditanya apakah Neneng akan melanjutkan karirnya di dunia politik dan bupati, Neneng mengaku tidak akan meneruskannya. Sebagai bupati dia sudah mengajukan surat pengunduran diri, tapi belum ada keputusan dari Mendagri.
 
”Saya kapok sebagai bupati dan politisi,” katanya.
 
JPU KPK Yadyn kemudian menanyakan perihal uang yang diterimanya dari Meikarta dari kurun 2017 hingga 2018. Neneng mengaku jika uang itu disimpannya.
 
”Dari kurun waktu itu uang dipakai apa saja? Apalagi uang itu sudah dibagi-bagi,” tanya Yadyn.
 
“Uang itu saya simpan dan tidak pernah dipakai. Makanya, saat saya ditangkap langsung saya kembalikan,” ujarnya.


Editor : inilahkoran