NewJeans Harus Menghentikan Jadwal Pertunjukan yang Tidak Sah Jika Tak Ingin Didenda Rp59 Miliar
Jika NewJeans tidak ingin didenda hingga sebesar Rp59 miliar, mereka harus menghentikan jadwal pertunjukan tidak saha.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - NewJeans saat ini tengah hiatus, menghentikan aktivitas mereka sampai waktu yang tidak ditentukan.
Baru-baru ini, Divisi Perdata 52 Pengadilan Distrik Pusat Seoul (Ketua Hakim Heo Kyung Moo) menerima permintaan putusan tidak langsung yang diajukan oleh ADOR terhadap NewJeans.
Inti putusan tersebut adalah bahwa hingga putusan tingkat pertama dalam gugatan utama mengenai keabsahan kontrak eksklusif, member NewJeans tidak boleh terlibat dalam aktivitas hiburan tanpa persetujuan ADOR terlebih dahulu.
Perintah tidak langsung ini bukan sekadar peringatan, tetapi tindakan mengikat yang memberikan sanksi finansial nyata atas pelanggaran.
Pengadilan menetapkan, "jika seorang member NewJeans terlibat dalam kegiatan independen, setiap member harus membayar ADOR 1 miliar KRW (Rp11,8 miliar) per pelanggaran.”
Jika kelima member berpartisipasi bersama-sama, ganti ruginya bisa mencapai hingga 5 miliar KRW atau Rp59 miliar.
Jumlah ini tampaknya telah ditentukan berdasarkan biaya investasi NewJeans, pendapatan, laba operasi, dan jumlah penyelesaian.
Pengadilan juga mencatat sebuah peristiwa pada tanggal 23 Maret, ketika member NewJeans tampil dengan nama grup baru “NJZ” di ComplexCon di HongKong, di mana mereka memperkenalkan lagu baru mereka 'Pit Stop'.
Pengadilan menganggap hal ini sebagai pelanggaran terhadap putusan pendahuluan yang mewajibkan kepatuhan terhadap kontrak eksklusif.
Gugatan utama yang diajukan ADOR untuk mengonfirmasi keabsahan kontrak eksklusif masih berlangsung.
Meskipun putusan ini merupakan tindakan sementara sambil menunggu putusan akhir, perlu dicatat bahwa pengadilan telah mengakui keabsahan kontrak untuk saat ini dan memberlakukan tindakan penegakan hukum.
Saat gugatan utama berlangsung, pengakuan sementara pengadilan atas keabsahan kontrak dan tindakan penegakannya menandakan momen krusial bagi kegiatan NewJeans di masa mendatang.***
Editor : Irma Nurfajri

