Ngeri...di Kampung Cigadel Terjadi Tiga Kali Longsor, Tak Ada Pilihan Lain Warga Harus Relokasi
Tinggal di Kampung Cigadel RT 04 RW 03, Desa Sukawangi, Sukamakmur, Kabupaten Bogor, tak mungkin lagi. Harus relokasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Sukamakmur – Tinggal di Kampung Cigadel RT 04 RW 03, Desa Sukawangi, Sukamakmur, Kabupaten Bogor, tak mungkin lagi. Harus relokasi.
Kenapa begitu? Pergerakan tanah di Kampung Cigadel terjadi bekali-kali. Begitu datang musim hujan, pergerakan tanah dan longsor jadi kondisi yang biasa dihadapi warganya.
Sedikitnya ada 50 keluarga di Kampung Cigadel itu akan direlokasi Pemerintah Kabupaten Bogor. Mereka akan dibangunkan hunian sementara.
Sebelumnya, pada 14 November lalu, mereka menjadi korban bencana alam tanah gerak. Pergerakan tanah terjadi setelah Kecamatan Sukamakmur diguyur hujan dengan intensitas yang cukup sering.
Baca Juga: Alhamdulillah... Korban Bencana Tanah Longsor di Rumpin Dapatkan Ganti Untung
“Pasca kejadian bencana alam tanah gerak pada November lalu, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor telah membangun 50 unit huntara di kampung yang sama,” kata Bupati Bogor Ade Yasin kepada wartawan, Senin, 20 Desember 2021.
Mantan advokat ini menambahkan, saat ini DPKPP sedang mengkaji calon relokasi selanjutnya untuk dibangunkan 50 unit hunian tetap (huntap).
Dalam catatan Ade Yasin, setidaknya sudah tiga kali terjadi bencana pergerakan tanah alias longsor di situ.
Baca Juga: Tersangka Korupsi Mantan Kades Sukawangi Kembalikan Uang Kerugian Negara
“Mereka sudah tiga kali terdampak bencana tanah gerak atau longsor. Demi keselamatan mereka, harus dibangunkan hunian tetap (huntap),” tambahnya. (reza zurifwan)
Editor : inilahkoran

