Nihil Pelanggaran Prokes, Oktober Mendatang 4 Ribu Sekolah di Jabar Ajukan PTM Terbatas
Kepala Disdik Jabar Dedi Supandi mengatakan, pada Oktober mendatang sebanyak 4 ribuan sekolah di Jabar akan mengajukan PTM terbatas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar Dedi Supandi mengatakan, pada Oktober mendatang sebanyak 4 ribuan sekolah di Jabar akan mengajukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
"Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.033 sekolah tingkat SMA/SMK dan SLB yang ada di Jabar," ujar Dedi Supandi, Rabu 22 September 2021.
Dedi Supandi menyebutkan, hingga saat ini belum ada pelanggaran protokol kesehatan (prokes) yang dilakukan oleh pihak sekolah yang menggelar PTM terbatas. Pihaknya terus melakukan evaluasi.
Baca Juga: Wakil Ketua MPR: Keberhasilan PTM pada Masa Pandemi Covid-19 merupakan Barometer Indonesia
Kendati begitu, kata Dedi Supandi, ada satu daerah yang pelaksanaannya terkendala untuk melaksanakan PTM terbatas. Yakni Kabupaten Cirebon karena mereka masuk wilayah level 4. Pihaknya masih menunggu informasi yang ada di Kabupaten Cirebon, kemungkinan minggu ini keputusannya balik ke level 3.
"Maka pekan kemarin di tunda sementara akibat levelnya naik. Saya selalu menyampaikan ke pihak sekolah agar wajib menyediakan dua layanan, PTM terbatas maupun pembelajaran jarak jauh (PJJ)," katanya.
Baca Juga: PTM Terbatas di KBB Dimulai Hari Ini, 293 Sekolah Masih Belum Diizinkan Buka
PTM terbatas yang telah terdata di cabang dinas, kata dia, dari 1.700 sekian sekolah penyelenggara PTM, yakni 697 di sekolah negeri, SMA sebanyak 327 sekolah, SMK 301 sekolah dan SLB 69 sekolah.
"Sisanya sekolah swasta, dan semuanya lancar," singkatnya. (okky adiana)
Editor : inilahkoran

