Nyawa Kakek Renta Nyaris Melayang Saat Rumahnya Dilumat Api

Nyawa Basar, kakek berusia 84 tahun, warga Kampung Samida RT 01 RW 04 Desa Samida Kecamatan Selaawi nyaris melayang dalam kebakaran meluluhlantakkan bangunan rumahnya, Jumat (13/9/2019) sekitar pukul 01.39 WIB.

Nyawa Kakek Renta Nyaris Melayang Saat Rumahnya Dilumat Api
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Nyawa Basar, kakek berusia 84 tahun, warga Kampung Samida RT 01 RW 04 Desa Samida Kecamatan Selaawi nyaris melayang dalam kebakaran meluluhlantakkan bangunan rumahnya, Jumat (13/9/2019) sekitar pukul 01.39 WIB.

Dia sedang tidur lelap bersama isterinya ketika tiba-tiba bagian atap rumahnya sudah diliputi api besar. Beruntung, sang kakek terbangun, dan segera membangunkan isterinya untuk keluar.

Tak ingin kehilangan tempat tinggalnya, Basar sempat berupaya memadamkan api. Namun kobaran api malah kian membesar. Selain bangunan rumah memang terbuat dari bahan mudah terbakar, kondisi kemarau dengan tiupan angin cukup besar membuat api cepat menjalar ke bagian-baginan bangunan rumah lainnya.

Kendati nyawanya selamat, tak urung tubuh kakek itu mengalami luka bakar serius terkena jilatan api. Terutama pada bagian dahi dan lengan kanan.

Warga pun segera menolong Basar berikut isterinya dengan diungsikan ke rumah kerabat terdekatnya yang aman. Sementara warga lainnya terus berusaha memadamkan api.

Sayangnya, upaya warga tak membuahkan hasil. Rumah Basar berukuran 8 meter X 6 meter itu luluh lantak pada kebakaran tersebut. Perabotan rumah tangga, barang berharga, serta empat kuintal padi, dan celengan milik Basar pun turut hangus terbakar.

Namun begitu, dengan bantuan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Unit Pelaksana Teknis Dinas Dinas Pemadam Kebakaran Balubur Limbangan api berhasil dikendalikan. Sehingga api yang sempat mengenai dua bangunan rumah warga lain, dan sebuah bangunan masjid dekat rumah Basar berhasil dipadamkan.

“Dengan alat seadanya, kami sekuat tenaga memadamkan api yang berasal dari rumah Basar. Alhamdulillah! Bangunan lain yang sempat terbakar bisa kita padamkan,” kata Kepala Desa Samida Koko Kosasih.

Koko menyebutkan, Basar yang mengalami luka bakar sudah mendapatkan perawatan dari Puskesmas Selaawi.

Dia berharap korban bersama keluarga tabah mendapatkan musibah tersebut.

"Kami pun sedang berupaya memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban," ujarnya. (Zainulmukhtar)


Editor : Doni Ramdhani