'Offside 2 Km', Pertanyaan Bareskrim untuk Manajer Madura FC

INILAH, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri juga memanggil Manajer Madura FC Januar Herwanto untuk mendalami kasus dugaan pengaturan skor Liga 1 Indonesia.

'Offside 2 Km', Pertanyaan Bareskrim untuk Manajer Madura FC
Januar saat memenuhi panggilan Bareskrim Polri
INILAH, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri juga memanggil Manajer Madura FC Januar Herwanto untuk mendalami kasus dugaan pengaturan skor Liga 1 Indonesia.
 
Sebelumnya, Januar blak-blakan menyebut ada sejumlah oknum yang terlibat dalam perkara ini.
 
Dalam surat panggilan bernomor B/PK.625/XII/2018/Tipidkor tertanggal 17 Desember, Dittipidkor memanggil Manajer Madura FC, Januar Herwanto untuk hadir dalam pemeriksaan, Jumat (21/12). 
 
Dalam surat tersebut tertulis bahwa Dittipikor sedang melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi berupa penyuapan membujuk seseorang untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu.
 
Manajer Madura FC juga diminta untuk membawa sejumlah dokumen yang diperlukan dalam rangka pemeriksaan kasus tersebut. Surat tersebut ditandatangani oleh Wadir Dittipidkor Kombespol Djoko Poerwanto.
 
Dirtipidkor Bareskrim Polri, Brigjen Erwanto Kurniadi membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Januar. Yang bersangkutan akan diperiksa hari ini di kantor Dittipidkor Bareskrim Polri Jalan HR Rasuna Said Kavling C-9, Jakarta Selatan.
 
"Ya betul. (Pemeriksaan) Terkait match fixing, dugaan pengaturan skor," ujar Erwanto saat dihubungi, Jumat (21/12).
 
Mantan penyidik KPK itu menjelaskan, nantinya bukan hanya Januar yang akan diperiksa. Namun, seluruh pihak yang terkait dalam dugaan skandal tersebut juga akan dimintai keterangan. "Semua pihak yang terkait akan di klarifikasi," sambung Erwanto. 
 
Saat dimintai keterangan, Januar mengaku dicecar 12 pertanyaan. "Pemeriksaan berkisar pada babak penyisihan antara Sleman sama Madura FC dan babak delapan besar ketika ada pergantian wasit dan offside yang dipermasalahkan itu. Ada sebanyak 12 pertanyaan," ungkapnya.
 
Dia juga bicara soal gol offside yang tetap disahkan pada babak 8 Besar Liga 2. "Berkutat offside itu yang rame di media sosial, yang dikenal offside 2 kilometer," tegasnya. 


Editor : inilahkoran