Otavio Jadi WNI, Begini Reaksi Fabiano Beltrame

Keinginan Bek Persib Bandung, Fabiano da Rosa Beltrame untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) semakin tak terbendung. 

Otavio Jadi WNI, Begini Reaksi Fabiano Beltrame
Fabiano Beltrame (tengah). (persib.co.id)

INILAH, Bandung - Keinginan Bek Persib Bandung, Fabiano da Rosa Beltrame untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) semakin tak terbendung. 

Itu terjadi setelah bek Persebaya Surabaya, Otavio Dutra menyanyikan lagu Indonesia Raya dan membacakan Pancasila. 

Bersama dengan Kemenpora yang berkunjung ke Komisi X DPR RI, Dutra ditantang untuk bisa menyanyikan lagu kebangsaan itu sebagai satu diantara syarat sebelum resmi menjadi WNI. 

Hasilnya, Dutra mampu menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Pancasila dengan lancar dan lantang. Maklum, bek berusia 36 tahun itu sudah berada di Indonesia sejak musim 2011 silam.

Menurut Fabiano, yang dilakukan Dutra merupakan sebuah langkah dan upaya bahwa proses untuk bisa menjadi WNI akan segera rampung. Apalagi Komisi X DPR RI menyetujui rekomendasi permohonan naturalisasi dari bek asal Brasil itu.

"Saya juga masih menunggu. Ini sudah di detik terakhir. Dan saya harus sabar sedikit, mudah-mudahan sampai akhir bulan ini selesai," ungkap Fabiano di Stadion SPOrT Jabar, Jalan Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (25/7/2019). 

Bahkan lanjutnya, dalam proses naturalisasinya ini, Fabiano kedatangan keluarga tercintanya dari Brasil. Tujuannya hanya untuk melihat proses tersebut. 

"Mereka (keluarga) ingin bergabung di acara ini karena ini acara yang baik dan luar biasa. Mereka sebenarnya takut melakukan perjalanan jauh, tapi karena ingin berikan support, mereka datang meski harus menempuh jarak 28 jam," katanya.

Fabiano berharap proses naturalisasi bisa segera rampung. Setidaknya sebelum jendela transfer pemain untuk putaran kedua Liga 1 2019 ditutup. Sehingga Fabiano bisa membela Persib Bandung.

"Harapannya semoga cepat selesai. Tapi saya juga ikut apa yang mereka lakukan disana. Tunggu jadwal mereka karena mereka juga ada kepentingan lain juga. Kita harus hormat itu dan kapanpun mereka panggil saya, saya siap. Kita selesaikan," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)


Editor : Bsafaat