Pahalanya Lebih Besar Mana, Kurban Kambing Sendiri atau Patungan Sapi Bertujuh? Ini Kata Buya Yahya
Meski secara kasat mata patungan sapi tampak lebih besar nilainya, Buya Yahya menekankan bahwa keutamaan ibadah kurban tidak hanya dilihat dari ukuran atau harga hewan semata.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Setiap menjelang Idul Adha, umat Muslim sering dihadapkan pada pertanyaan: lebih utama berkurban seekor kambing atas nama pribadi atau ikut patungan satu ekor sapi untuk tujuh orang?
Meski secara kasat mata patungan sapi tampak lebih besar nilainya, Buya Yahya menekankan bahwa keutamaan ibadah kurban tidak hanya dilihat dari ukuran atau harga hewan semata.
Dalam sebuah kajian, Buya Yahya menjelaskan bahwa ulama memiliki pandangan yang berbeda soal mana jenis hewan kurban yang lebih utama. Perbedaan ini bahkan terlihat antar mazhab fiqih.
“Ada perbedaan pendapat antara madzhab Imam Syafi’i dan mazhab lain seperti Hanafi. Ada yang menilai unta lebih utama, ada juga yang menilai kambing lebih utama,” ujar Buya Yahya.
Namun, alih-alih memperdebatkan perbedaan mazhab, Buya Yahya mengajak umat Islam untuk lebih menimbang dari segi manfaat hewan kurban bagi penerimanya.
Menurut Buya Yahya, keutamaan hewan kurban dapat dilihat dari seberapa besar manfaatnya bagi orang yang menerima daging kurban. Misalnya, jika satu ekor sapi kurus dibagi untuk tujuh orang, sementara tersedia pula tujuh ekor kambing yang besar dan sehat, maka kurban kambing secara individu justru lebih utama.
“Kalau sapinya kecil, sementara kambingnya besar-besar, tentu kambing lebih menguntungkan dan lebih banyak manfaatnya,” jelas Buya Yahya.
Prinsip utama dalam berkurban, lanjut Buya, adalah memberikan yang terbaik, bukan sekadar memenuhi formalitas ibadah.
Karena itu, penting untuk memilih hewan kurban yang kualitasnya bagus, baik dari sisi fisik, kesehatan, maupun manfaat dagingnya bagi penerima.
Kesimpulannya, yang lebih utama dalam ibadah kurban adalah memilih hewan dengan manfaat yang lebih besar untuk orang lain. Dalam konteks ini, satu ekor kambing besar dan sehat bisa jadi lebih utama daripada patungan sapi yang kecil dan kurang berkualitas.
“Jadi yang lebih baik adalah yang paling banyak manfaatnya untuk penerima kurban,” tegas Buya Yahya.
Editor : Firda Rachmawati
