PAN Kota Bandung Didukung PPP Muktamar Jakarta
INILAH, Bandung - DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bandung mendapat dukungan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu muktamar Jakarta. Soal apa?
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bandung mendapat dukungan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu muktamar Jakarta. Soal apa?
Yaitu, untuk menargetkan kemenangan capres-cawapres nomor urut 02 pada Pilpres 2019 dan mengincar kursi di legislatif.
Hal tersebut ditandai dengan hadirnya Sekretaris DPC PPP Kota Bandung Muktamar Jakarta, Nanang Djuhana, pada acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PAN Kota Bandung, di Poster Hotel, Kota Bandung, Minggu (27/1/2019).
Ketua DPD PAN Kota Bandung Uum Syarif Usman mengatakan, selain menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, pada rakerda ini pun pihaknya ingin mempersembahkan kursi di legislatif.
"Satu kursi untuk DPR RI, satu kursi untuk DPRD provinsi, dan enam kursi di DPRD Kota Bandung," ujar Uum. Dia menyampaikan, tak ada kadernya yang mengisi kursi legislatif pada tahun ini walaupun sebaran suara di setiap dapil cenderung bagus dan di bawah peraih kursi terakhir.
Uum optimistis, dengan kinerja yang lebih bagus ditambah konsolidasi yang kuat, pihaknya akan mendapatkan kepercayaan publik untuk mendapatkan kursi.
Terlebih, lanjutnya, pihaknya sudah kembali menemukan ruh dan ghirah, semangat awal PAN di Kota Kembang, yang pernah mengisi delapan kursi di legislatif.
"Semangat dan sikap dari para pengurus itu sudah relatif menujukan ghirah yang sangat positif. Tidak lagi dengan gaya berpolitik pragmatis misalnya," katanya.
Selain itu, dia mengaku, pihaknya pun berkolaborasi dengan Partai Islam Damai Aman (Idaman), sesuai dengan keputusan pusat untuk menyatukan aspirasi politik agar melebur bersama PAN.
"Dan PAN mengakomodir caleg PAN yang berasal dari Partai Idaman kemudian menjadi kader PAN untuk menjadi anggota legislatif," ungkapnya.
Lebih lanjut, pihaknya menggalang kekuatan bersama sejumlah partai koalisi untuk memenangkan pasangan calon capres-cawapres nomor urut 02 di Kota Bandung. "Berdasarkan rilis beberapa lembaga survei, untuk PAN Kota Bandung kira-kira (menyumbang suara) 23 persen," katanya.
Langkah yang sudah dilakukan, secara internal pihaknya telah menjalankan konsolidasi dengan langsung menghadirkan calon wakil presiden yang diusung ke Kota kembang. Juga telah berkoordinasi dengan jaringan relawan yang notabene dibentuk atas inisiatif masyarakat.
Pada beberapa kesempatan, pihaknya memang kerap bersinergi dengan PAN untuk memenangkan calon yang diusung. Misalnya saja pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 lalu, di mana bersama-sama memenangkan pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik).
"Oleh sebab itu, sebagai infrastruktur paling bawah, DPC PPP Kota Bandung ya kami tidak akan lepas dari instruksi ketua umum," pungkasnya.
Editor : inilahkoran

