Pasar Tradisional di Cimahi Didorong untuk Meningkatkan Daya Saing

Pemkot Cimahi mendorong pasar tradisional meningkatkan daya saing agar tidak ditinggalkan konsumen dengan menjamurnya pasar modern.

Pasar Tradisional di Cimahi Didorong untuk Meningkatkan Daya Saing
Sejumlah pasar tradisional di Cimahi didorong untuk meningkatkan daya saing.

INILAHKORAN, Cimahi - Minimarket atau pasar modern menjamur di Cimahi. Kini, Pemkot Cimahi mendorong pasar tradisional meningkatkan daya saing agar tidak ditinggalkan konsumen.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Cimahi Achmad Nuryana mengatakan, pihaknya bakal mendorong pasar tradisional agar lebih modern dan memiliki daya saing.

"Kami mendorong untuk tetap meningkatkan pasar tradisional agar lebih modern dan lebih nyaman. Dengan dukungan daya saing, pasar tradisional tidak ketinggalan dengan pasar modern," kata Achmad, Kamis 14 Juli 2022.

Baca Juga: Faber Castell Unggulkan Keamanan Produk Alat Tulis dan Gambar

Dia menjelaskan, guna meningkatkan daya saing itu tentunya harus ada kolaborasi antara pedagang dengan pengelola untuk membuat konsep yang bisa membuat konsumen agar semakin banyak yang berdatangan ke pasar tradisional.

Menurutnya, salah satu yang bisa membuat pasar tradisional semakin diminati adalah pasar yang membuat konsumen nyaman.

"Kita ingin pasar tradisional memiliki daya saing sehingga tidak ditinggalkan konsumen. Harus lebih nyaman, pola penataannya lebih baik," ujarnya.

Baca Juga: BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi Selama Dua Hari di Beberapa Wilayah

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga mendorong para pelaku pasar tradisional untuk lebih melek terhadap digital.

"Salah satunya seperti yang sudah dilakukan di Pasar Atas Baru, dimana sebagian pedagangnya sudah menggunakan transaksi nontunai," ujarnya.

Baca Juga: Jelang Masuk Sekolah, Penjualan Seragam di Kosambi Meningkat

Sementara itu, Kepala Disdagkoperind Kota Cimahi Dadan Darmawan mengatakan, rata-rata pedagang tradisional di Kota Cimahi sudah melek terhadap digital. Dengan begitu, diharapkan kedepannya kondisi tersebut mampu meningkatkan daya saing.

"Saya pikir dengan kondisi saat ini mereka sudah melek digital. Sekarang kan sudah ada yang transaksinya lewat non tunai," katanya. Makanya, kami akan terus berupaya mengedukasi terkait cara pengelolaan dan sebagainya agar pasar tradisional semakin menarik," pungkasnya. (Agus Satia Negara)


Editor : inilahkoran