Pasca Bentrok, Bima Panggil Pimpinan Ormas

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto segera memanggil semua pimpinan organisasi masyarakat (ormas) pasca bentrokan di Pasar Anyar, Selasa (4/6/2019) lalu. Dari informasi yang dihimpun, bentrokan diduga karena kedua ormas berebut penguasaan lapak pedagang kaki lima (PKL).

Pasca Bentrok, Bima Panggil Pimpinan Ormas
Foto: INILAH/Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto segera memanggil semua pimpinan organisasi masyarakat (ormas) pasca bentrokan di Pasar Anyar, Selasa (4/6/2019) lalu. Dari informasi yang dihimpun, bentrokan diduga karena kedua ormas berebut penguasaan lapak pedagang kaki lima (PKL).

Bentrokan terjadi ketika jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Bogor usai melakukan pemagaran Blok F Pasar Kebon Kembang. Bentrokan terjadi di depan mata tokoh Muspida, bahkan Kapolresta Bogor Kota Kombes Polisi Hendri Fiuser ikut mengamankan beberapa anggota ormas. 

Tidak lama, dua truk Dalmas Polresta Bogor Kota terjun mengamankan situasi dibantu aparat TNI Kota Bogor. Aparat gabungan memberikan pembinaan kepada pimpinan ormas.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, bentrokan akibat dua ormas rebutan lapak parkir dan lapak PKL.

"Kami akan tegas, tertibkan. Tidak bisa seperti ini terus. Saat kejadian, polisi sudah mengamankan anggota ormas yang terlibat bentrok," ungkap Bima kepada INILAH, Kamis (6/6/2019).

Bima melanjutkan, pemerintah akan memanfaatkan lahan parkir di sekitar Pasar Kebon Kembang.

"Kami akan mengatur lapak-lapak. Nanti PKL didorong ke dalam pasar. Kami akan manfaatkan lahan parkirnya. Kami akan undang pimpinan ormas untuk membicarakan hal ini," ujarnya. (Rizki Mauludi)


Editor : DeryFG