Pasca Bertanya kepada Ustaz 'Apakah Bisa Bertemu Rasulullah SAW Saat Meninggal', Pria Ini Meninggal Dunia
Belakangan, viral video memperlihatkan jamaah pengajian meninggal dunia usai bertanya 'apakah bisa bertemu Rasulullah SAW saat meninggal?'
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Belakangan, viral video yang memperlihatkan salah seorang jamaah pengajian meninggal dunia pasca bertanya 'apakah bisa bertemu Rasulullah SAW saat meninggal?'.
Akun Facebook Robby Darwis yang memposting video jamaah tersebut menjelaskan bahwa sang jamaah bertanya kepada penceramah masjid yang tengah berdakwah saat itu.
https://m.facebook.com/story.
Penceramah yang ditanya adalah ustaz Muhyiddin Junaidi yang merupakan ulama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Peristiwa tersebut terjadi di masjid Annur Cilendek, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat.
Baca Juga: Hidup Terus Dirundung Masalah Keuangan, Coba Amalkan Amalan Ini Secara Rutin
Dalam unggahan akun Robby Darwis tersebut tertulis keterangan "Innalillahi wa'inna ilaihi Rooji'uun, Hua ( Alm Hamdan Abdat ) min ahlul Khoir. Almarhum wafat di masjid Annur Cilendek setelah selesai pengajian rutin Sabtu pagi oleh ustaz Muhyiddin Junaidi (MUI pusat), beliau sempat tanya apakah muslim yg meninggal akan bisa berjumpa rosulullah." Dikutip Selasa, 2November 2021.
Dijelaskan juga bahwa pria yang meninggal itu, tak lama setelah mendengar penjelasan ustaz Muhyiddin, dia lemas dan tersandar ke sebelahnya.
Atas peristiwa tersebut banyak menuai komentar Netizen, dan banyak warganet yang mendoakan.
Baca Juga: Jangan Tidur Lagi Usai Salat Subuh, Baca Doa Ini Biar Rezeki Mengalir Deras...
"astagfirullaah, Innalillaahi wainna ilaihi raaji'un.. Allaahumaghfirlahu warhamhu waafihii wa'fuanhuu. Khusus shoon ila ruuuhi
Syaiullillahilahum alfaatihah," tulis Zhein Azzahra.
"Innalilahi wa innailaihi rojiun..semoga Husnul khotimah," tulis Mandy Nainggolan.
"Innalillahi wainnailaihi rojiun. Insyaallah husnul khotimah... mohon dimaafkan segala.kesalahan beliau semasa hidupnya," tulis Andi Swandi.***(yosep saepul ramdan)
Editor : inilahkoran

