Pasca Tahun Baru, Volume Sampah di Cimahi Normal

Pasca perayaan pergantian malam tahun baru 2019, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cimahi mengklaim tidak ada penumpukan sampah. Baik di pusat perkotaan maupun di beberapa titik yang jadi sentra keramaian

Pasca Tahun Baru, Volume Sampah di Cimahi Normal

INILAH, Cimahi – Pasca perayaan pergantian malam tahun baru 2019, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cimahi mengklaim tidak ada penumpukan sampah. Baik di pusat perkotaan maupun di beberapa titik yang jadi sentra keramaian pesta akhir tahun di Kota Cimahi.

 

 

Kepala UPT Kebersihan DLH Kota Cimahi Usep Koswara mengaku , setiap perayaan tahun baru di Kota Cimahi memang tidak pernah ada peningkatan volume sampah, begitupun dengan perayaan tahun baru 2019. Penyebabnya, Cimahi merupakan kota kecil dan banyak warga yang memilih merayakan di daerah lain.

 

"Setiap tahun baru tidak ada peningkatan signifikan, biasa saja. Kecuali setelah Idul Fitri (ada peningkatan)," katanya saat dihubungi, Selasa (1/1/2019).

 

Kendati begitu, Usep tidak menampik adanya penambahan volume sampah pasca perayaan malam tahun baru. Namun jika berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, volume sampah terbilang normal, dan jika ada peningkatan tidak terlalu besar.

 

Secara keseluruhan, lanjutnya, pelayanan sampah di Kota Cimahi, hingga kini  telah mencapai 87 persen yang meliputi pelayanan dan penanganan sampah. Setiap hari petugas biasanya mengangkut 200 hingga 250 sampah perhari dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) ke tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat.

 

"Alhamdulillah untuk pelayanan dan pengangkutan sampah hingga ke TPA tidak ada kendala apapun," ujarnya.

 

Sementara, jumlah petugas yang ada di UPT persampahan, kata Usep, saat ini berjumlah 221 orang, sehingga untuk mengangkut sampah di 15 keluarahan di Kota Cimahi. Sedangkan armadanya berjumlah 35 kendaraan, dan semua masih tercakupi tidak terjadi kendala apapun.


Editor : inilahkoran