Patrakomala, Wadah Digital Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Bandung
Universitas Nasional Pasim menjadi persinggahan ketiga Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung dalam agenda Patrakomala Goes To Campus dengan acaranya yaitu Patrakomala Coffee Club yang mengusung tema "Membangun Jiwa Young Entrepreneur dan Berkontribusi dalam Ekosistem Ekonomi Kreatif" pada Kamis, 23 Februari 2023.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- universitas nasional pasim menjadi persinggahan ketiga Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung dalam agenda Patrakomala Goes To Campus dengan acaranya yaitu Patrakomala Coffee Club yang mengusung tema "Membangun Jiwa Young Entrepreneur dan Berkontribusi dalam Ekosistem Ekonomi Kreatif" pada Kamis, 23 Februari 2023.
Dipandu secara menarik oleh Reni Susanti selaku moderator, Patrakomala Coffee Club di universitas nasional pasim dikemas dalam bentuk talkshow yang interaktif. Dalam sesi pertama, Subkordinator Pengembangan Kreatif Media dan Teknologi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Sanny Megawati menyampaikan bahwa Bandung sangat berpotensi untuk terus bergerak menjadi kota kreatif asalkan anak muda kota Bandung sebagai Young Entrepreneur bisa melanjutkan tongkat estafet perekonomian yang sudah dirintis oleh senior mereka.
Lebih lanjut, Sanny menjelaskan bahwa Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung mempunyai program-program yang siap siaga memfasilitasi kreativitas anak muda yang ingin berwirausaha. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung memiliki situs Patrakomala sebagai salah satu program pemerintah untuk menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif supaya bisa mempromosikan usahanya sekaligus bisa memproses pengajuan HKI dalam satu
platform digital yang mudah diakses dimanapun dan kapanpun.
Selanjutnya, Desfitriady yang merupakan Wakil Rektor Bidang Kerjasama universitas nasional pasim sekaligus Dosen Marketing dan Human Resources menyampaikan bahwa minat anak muda dalam bidang entrepreneur masih cukup rendah, sedangkan salah satu indikator yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan standar kehidupan negara adalah pengembangan usaha.
Apalagi jika hal itu dilakukan oleh generasi muda, mereka akan mendorong kegiatan ekonomi keluarga, masyarakat dan negara, yang tujuan akhirnya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Jack Febrian selaku praktisi bidang kewirausahaan sekaligus dosen Perguruan Tinggi Teknologi di Bandung lebih menekankan bahwa Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung sangat terbuka dan siap merangkul jiwa young entrepreneurs yang memiliki passion dalam dunia kewirausahaan melalui program-program yang dijalankan.
Selain itu, Kota Bandung juga merupakan gudang orang-orang kreatif, lingkungan tersebut akan lebih memudahkan anak muda Bandung untuk berkreasi dan mengembangkan ide kreatif.
Acara berjalan dengan sangat baik, Eko Travada selaku Rektor universitas nasional pasim turut mengikuti acara sampai selesai dan mengapresiasi "Acara ini sangat menarik, pembicara juga bisa membuat mahasiswa betah mendengar, menyimak serta berinteraksi dalam kurun waktu 3 jam ini sangat luar biasa. Saya berharap kegiatan seperti ini diikuti juga oleh dinas-dinas di pemerintahan Kota Bandung dalam melibatkan Perguruan Tinggi sebagai mitra, karena di Perguruan Tinggi ada banyak intelektual muda dan pakar di bidang ilmu yang haus akan implementasi" jelasnya.***
Editor : JakaPermana

