PDIP Jabar Selidiki Motif Kader Copot Foto Gibran, Ono Surono: Akan Dilaporkan ke DPP
PDIP Jawa Barat tengah mendalami alasan kadernya yang mencopot foto Wakil Presiden Gibran di ruang kerjanya
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - DPD PDI Perjuangan Jawa Barat akan mendalami alasan di balik aksi Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Rojab Asyari, yang mencopot foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dari ruang kerjanya. Langkah kader PDIP tersebut menjadi sorotan publik, setelah videonya beredar luas di media sosial.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono menegaskan, tindakan Rojab bukan bagian dari sikap resmi partai. Menurutnya, tidak ada arahan maupun instruksi dari struktur PDIP terkait pencopotan foto Wakil Presiden.
"Yang jelas sebagaimana yang disampaikan oleh yang bersangkutan kan itu merupakan sikap dan tindakan personal ya. Jadi tidak ada sekalipun instruksi dari partai," ujar Ono, Kamis (8/10/2026).
Meski menyatakan aksi tersebut merupakan keputusan pribadi, Ono memastikan partainya akan menelusuri latar belakang yang mendorong Rojab mengambil langkah tersebut. Pendalaman diperlukan untuk mengetahui apakah terdapat kaitan dengan persoalan internal partai atau murni pandangan pribadi yang bersangkutan.
"Kita akan melihat situasinya, nanti juga akan kita dalami, misalnya yang di Sukabumi itu ya paling tidak nanti saya coba untuk menggali motivasi apa ya yang ada di sana," ucapnya.
Ono menuturkan, PDIP tidak memiliki kebijakan khusus terkait polemik yang berkembang seputar posisi Gibran maupun dinamika hukum yang belakangan menjadi perhatian publik. Sebab itu, partai memandang tindakan Rojab sebagai tanggung jawab pribadi selama tidak mengatasnamakan organisasi.
Hasil pendalaman tersebut, kata Ono, akan menjadi bahan laporan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan untuk menentukan langkah selanjutnya.
"Nanti pendalaman dululah, nanti kan akan saya laporkan juga ke DPP Partai," katanya.
Editor : Ahmad Sayuti
