Pedagang Mengeluh Minyak Goreng Kemasan Tidak Laku, Warga Lebih Milih Minyak Goreng Curah
Warga Kabupaten Cirebon lebih memilih minyak goreng curah daripada minyak goreng kemasan karena harganya lebih murah dan terjangkau
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon - Hampir seluruh pedagang minyak goreng kemasan di Pasar Pagi Kota Cirebon, mengeluh.
Hal itu karena penjualan minyak goreng kemasan sepi pembeli. Para pembeli, cenderung untuk membeli minyak goreng curah yang harganya Rp 15 ribu per liternya.
"Selama ada minyak goreng curah, pembelian minyak goreng kemasan benar benar sepi pembeli. Saya benar-benar rugi besar ini," kata Andi, salah seorang pedagang, Kamis 31 maret 2022.
Baca Juga: Kabar Duka, Produser Drama Baru tvN Alami Kecelakaan Mobil hingga Meninggal Dunia
Sambil memperlihatkan minyak goreng kemasan, dengan merk Hemart, diapun mengeluh dengan kondisi tersebut. Masalahnya, minyak goreng kemasan itu dia beli dengan harga Rp24 ribu per liternya. Namun dia kembali menjual ke konsumen dengan harga yang sama dengan harga beli.
"Saya sebetulnya tidak tega kalau menjual diatas harga beli, masalahnya harganya mahal. Saya kasian pelangggan saya. Tapi dijual dengan harga yang sama dengan pembelian, juga tidak ada yang mau beli. Ya rugilah kalau begini," akunya.
Selain itu aku Andi, ia menjual minyak goreng kemasan tersebut menggunakan sistem titip. Yakni barang dikirim dahulu oleh distributor, lalu setelah jatuh tempo baru dibayar sesuai jumlah yang terjual.
Namun, dirinya mengaku hampir dua pekan terakhir dari satu dus berisi 12 minyak goreng kemasan dua liter, baru tiga yang terjual.
"Biasanya satu dus minyak goreng kemasan ludes diburu pembeli dalam waktu dua hari saja. Ya saya fikir pembeli lebih memilih minyak goreng curah yang harganya murah," jelasnya.
Hal senada dikatakan pedagang lainnya, Abdul. Dia mengaku hanya mengambil keuntungan maksimal Rp15 ribu, dari penjualan minyak goreng kemasan maupun curah.
Baca Juga: Resmi Jadi Pasangan Suami Istri, Agensi Bagikan Foto Pernikahan Hyun Bin dan Son Ye Jin
Saat ini, Abdul hanya menyediakan minyak goreng kemasan merek Hemart yang harganya lebih terjangkau dibanding merek lainnya. Sedangkan stok minyak goreng curah, sudah habis.
"Saya jual minyak goreng Hemart yang dibeli dari distributor dengan harga Rp 23 ribu perliternya. Saya jual lagi Rp24 ribu perliter. Tapi ya tetap saja sepi pembeli karena mungkin ada minyak goreng curah. Stoknya juga sekarang sudah habis," jelasnya.
Sedangkan penjual lainnya yang berada di Pasar Kanoman, juga mengeluhkan hal yang sama. Mereka pernah menjual minyak goreng kemasan merk Hemart dengan harga Rp23 ribu perliter dan dijual dengan harga Rp24 ribu. Sedangkan minyak goreng curah, dibeli dengan harga Rp17,5 ribu dan dijual dengan harga Rp19 ribu.
"Ya itu tadi, minyak goreng kemasan sepi pembeli, minyak goreng curah agennya juga tidak datang datang. Mau bagaimana lagi, pasrah sajalah," tukasnya. (maman suharman)
Editor : inilahkoran

