Pedagang Pena Keliling Kecipratan Rezeki Fornas VII 2023 Jabar di Kabupaten Bandung
Festival Olahraga Rekreasi Nasional atau Fornas VII 2023 Jabar di Kabupaten Bandung membawa berkah bagi para pelaku usaha kecil. Salah satunya pedagang pena keliling yang menjual cendera mata pena berlogo khusus dan tulisan nama si pemesan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Soreang - Festival Olahraga Rekreasi Nasional atau Fornas VII 2023 Jabar di Kabupaten Bandung membawa berkah bagi para pelaku usaha kecil. Salah satunya pedagang pena keliling yang menjual cendera mata pena berlogo khusus dan tulisan nama si pemesan.
Di salah satu sudut teras Gedung Dewi Sartika tempat Fornas VII 2023 Jabar di Kabupaten Bandung berlangsung terlihat seorang pria tua bernama Dede Rohman(64). Seorang pedagang pena keliling itu tengah sibuk dengan benda kecil semacam mata bor ditangan kanannya.
Tangan kirinya memegang pena warna hitam berpolet kuning keemasan yang tengah diukir menggunakan bor kecil. Sesekali mata pedagang pena keliling itu melihat secarik kertas yang bertuliskan nama-nama pemesannya di venue Fornas VII 2023 Jabar di Kabupaten Bandung.
Menariknya, meskipun ditulis dengan bor manual tanpa cetakan atau gambar, tulisan huruf sambung diatas badan pena itu bagus, presisi dan rapi. Huruf sambung yang dituliskan dibadan pena yang tak begitu lebar itu, nampak indah dan rapi, layaknya tulisan komputer.
Inilah yang menjadi daya tarik dari para pengunjung peserta Fornas VII dan officialnya untuk membeli pena sebagai buah tangan saat kembali ke tempatnya masing-masing.
"Kalau ada event seperti ini Alhamdulilah penjualan naik. Kalau hari biasa yah sekitar Rp50 ribu, nah kalau ada event besar seperti Fornas ini, sehari rata-rata dapat uang Rp150 ribu, lumayan bisa ada lebih untuk keluarga di rumah," kata warga Babakan Ciparay Kota Bandung itu, Rabu 5 Juli 2023.
Menurut Dede, sejak hari pertama pembukaan Fornas VII 2023 Jabar di Kabupaten Bandung pada 2 Juli lalu, ia selalu berkeliling ke setiap venue untuk menawarkan pena daganganmya. Kata dia, banyak pengunjung dari luar yang tertarik membeli pena bertuliskan Fornas VII dan berukirkan tulisan nama pembelinya itu. Sampai ada yang memborong lebih dari satu lusin pena.
"Lumayan saat hari pertama saya sampai menjual 9 lusin lebih. Untuk harga satuannya, murah meriah cuma Rp10 ribu, sudah termsauk dituliskan nama pemiliknya," ujar Dede.
Deden menjelaskan, ia sudah menjadi pedagang pena keliling ke berbagai event dan perkantoran yang ada di sekitaran Bandung Raya sejak 1994 lalu. Penanya ia beli dari toko glosir alat tulis di bilangan Caringin Kota Bandung.
Kemudian, ia sablon sesuai dengan tema atau logo event yang sedang berlangsung. Sedangkan, alat bor kecil yang ia jadikan sebagai alat ukir itu, adalah hasil modifikasi dari dinamo tape recorder dan tempat baterai radio bekas.
"Ya keliling saja setiap hari ke perkantoran. Kalau ada event besar seperti Fornas itu saya disini terus ngider dagangnya, sampai selesai. Nah biasanya kalau ada event besar itu, 'marema' untuk kami para pedagang itu di hari-hari akhir pertandingan, para pengunjung maupun atlet kan waktunya sudah mulai longgar, jadi menyempatkan diri untuk belanja oleh-oleh," katanya.
DK salah seorang peserta Fornas VII 2023 Jabar di Kabupaten Bandung asal Provinsi Banten mengaku sengaja membeli banyak pena dagangan Dede. Pena yang dibelinya itu sudah lengkap dengan nama masing-masing orang yang akan ia kasih pena itu sebagai buah tangan dari Bandung. Kata dia, ini lumayan bagus untuk oleh-oleh, karena betuliskan Fornas VII serta diukir kan nama pembelinya.
"Karena nama masing-masing yang saya kasih oleh-oleh itu berbeda, jadinya lebih spesial saja. Apalagi ada tulisan Fornas 2023-nya, jadi bagus untuk oleh-oleh. Ini jajan awet, kalau habis tintanya tinggal ganti saja," katanya.*** (rd dani r nugraha)
Editor : Doni Ramdhani


