Pelatda Jabar untuk Menghadapi PON XXI 2024 Aceh dan Sumut Dikukuhkan

Pelatda Jabar untuk menghadapi PON XXI 2024 Aceh dan Sumut dikukuhkan. Kegiatan dilakukan di Lapangan Atletik Sintetis Pajajaran Bandung, Kamis 25 Januari 2024.

Pelatda Jabar untuk Menghadapi PON XXI 2024 Aceh dan Sumut Dikukuhkan
Pengukuhan Pelatda Jabar untuk PON XXI 2024 ini ditandai dengan menancapkan kujang ke pelepah pohon pisang yang dilakukan Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin dan Ketua Umum KONI Jabar Muhammad Budiana. (muhammad ginanjar)

INILAHKORAN, Bandung - Pelatda Jabar untuk menghadapi PON XXI 2024 Aceh dan Sumut dikukuhkan. Kegiatan dilakukan di Lapangan Atletik Sintetis Pajajaran Bandung, Kamis 25 Januari 2024.

Pengukuhan Pelatda Jabar untuk PON XXI 2024 ini ditandai dengan menancapkan kujang ke pelepah pohon pisang yang dilakukan Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin dan Ketua Umum KONI Jabar Muhammad Budiana.

Dalam sambutannya, Bey berharap Jabar bisa mengulang kejayaannya pada PON XXI 2024. Sama halnya dengan kesuksesan yang diraih pada PON XIX 2016 di Jabar dan PON XX 2021 di Papua.

PON XXI 2024 di Aceh dan Sumut, Jabar ingin mencapai hattrick juara PON, 2016 di Jabar kita juara umum begitu juga pada PON 2021 di Papua kita juara, di PON XXI kita harus juara juga, tong ngerakeun saya,” ujar Bey.

Bey juga berpesan kepada tim Pelatda Jabar untuk selalu menjaga sportivitas dan tampil sebaik mungkin merebutkan medali pada PON mendatang. Sehingga kebanggaan bisa dirasakan. 

“Minggu depan saya akan berkeliling melihat Pelatda, saya datang tanpa memberitahukan dan ingin langsung melihat latihan. Saya juga berharap ada terobosan berlatih dalam persiapan untuk meningkatkan kemampuan,” tegasnya.

Disisi lain, Kadispora Jabar, Asep Sukmana mengatakan Pelatda Jabar ini merupakan momentum untuk memulai ikhtiar menjadi juara di PON XXI 2024. Sebab Jabar ingin mencetak hattrick juara.

“Sebenarnya hari ini hanya pengukuhan saja, proses itu sudah panjang, kami tiap bulan melakukan evaluasi dengan teman-teman KONI dan Dispora sampai dengan terakhir hasil BK kita masih yang pertama. Mudah-mudahan kondisi hari ini bisa bertahan hingga September nanti. Walaupun sampai hari ini dinamikanya tinggi tapi tetap kita juga bersama-sama dari KONI, atlet, pelatih dan cabor berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai hattrick juara,” kata Asep Sukmana.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jabar, Muhammad Budiana memastikan pengukuhan ini akan menjadi pintu utama bagi atlet, pelatih, mekanik, ofisial dan pendukung di setiap cabang olahraga untuk bersungguh-sungguh. Sebab Jabar ingin menjadi juara ketiga kalinya. 

“Cita cita Jabar Hattrick tidak mudah dan ini tantangan kita dan teman-teman di Satlak untuk jangan meng-underestimate kekuatan lawan. Kita harus selalu fokus dan menganggap kekuatan lawan itu lebih bagus ketimbang kita, agar apa, agar para atlet dan pelatih bersungguh-sungguh melaksanakan program kepelatihannya,” kata Budiana.

Selain itu, lanjutnya, sejak awal sudah diperingatkan bahwa sport science harus tetap digunakan atau meng-combine, mencampurkan antara sport science dan pola pola atau metode yang sudah lama berkembang di kepelatihan cabor cabor tersebut.

“Dan tak kalah pentingnya tentu harapan harapan itu muncul dari saya selaku Ketua KONI atas nama seluruh pengurus KONI atas nama seluruh warga Jawa Barat, karena persiapan PON ini bukan perkara ringan juga dari sisi anggaran. Ada sekitar 337 miliar yang diterima KONI Jawa Barat dan ada sekitar 30 miliar Dispora, dan sehingga totalnya menjadi 375 miliar, itukan bukan masalah kecil, itu adalah komitmen luar biasa dari Jawa Barat,” pungkasnya. (muhammad ginanjar)


Editor : Doni Ramdhani