Pemain Belakang Persib Blunder, Ini Pernyataan Luuis Milla
Tak tanggung-tanggung dua kali blunder dilakukan para pemain belakang Persib ini. Sehingga Maung Bandung kalah dengan skor 1-4.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Luis Milla angkat bicara mengenai pemain belakangnya yang melakukan blunder saat berhadapan dengan Persikabo 1973 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage Kota Bandung, Sabtu, 15 April 2023.
Tak tanggung-tanggung dua kali blunder dilakukan para pemain belakang Persib ini. Sehingga Maung Bandung kalah dengan skor 1-4.
Blunder pertama dilakukan Daisuke Sato atau tepat di gol ketiga Persikabo 1973. Bek kiri Persib itu melakukan back pass yang pada akhirnya direbut dengan cepat oleh Silvio Rodrigues Pereira Junior hingga menciptakan gol di menit ke-62.
Gol ini juga terjadi di gol keempat Persikabo 1973. Kali ini Rachmat Irianto yang melakukan back pass yang lagi-lagi direbut dengan cepat oleh Silvio Rodrigues Pereira Junior sebelum akhirnya dicetak oleh Pedro Henrique di menit ke-83.
Luis Milla mengatakan ini merupakan situasi individual bagi pemain. Tentunya ini juga mengalami perbedaan ketika Persib dikalahkan Persita Tangerang 0-4.
Saat itu, ia merasa timnya kena musibah. Bahkan, lanjutnya, permainan anak asuhnya tidak muncul di laga tersebut hingga tidak mempunyai sikap yang bagus dalam menjalankan pertandingan.
"Saat itu pemain kelelahan terutama secara pikiran karena melakoni jadwal padat dalam 10 hari," kata Luis Milla usai pertandingan.
Sementara di pertandingan melawan Persikabo 1973, Luis Milla merasa timnya seharusnya bisa memenangkan pertandingan. Sebab para pemain memiliki sikap yang bagua dengan banyak melakukan serangan pada setiap kesempatan yang dimiliki.
"Tapi di laga ini kami melakukan dua kesalahan dan mungkin kami di bulan ini tidak bermain dengan cukup baik, mereka punya pikiran yang bagus. Tapi bukan kami mencari alasan, karena mungkin saja ada kesalahan yang dibuat oleh saya," tuturnya.
Pelatih asal Spanyol ini mencontohkan, ada kesalahan dari sistem di babak pertama karena gelandang Persikabo bermain dengan bagus. Sehingga ia merasa membutuhkan dua gelandang tambahan.
"Di babak kedua saya ingin menambah gelandang dengan memainkan Ricky (Kambuaya) supaya menjadi lebih kuat," katanya.
Namun, terjadi kesalahan yang dilakukan para pemainnya hingga membuat situasi Persib menjadi lebih sulit. "Tapi ini sepak bola, tim menurut saya sudah berusaha maksimal. Hanya saja dua kesalahan dalam satu pertandingan sepak bola memang terlalu banyak dalam laga profesional," jelasnya.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Ahmad Sayuti

