Pembangunan Jalan Selatan Tinggal Tiga Persen, Pemda KBB Bakal Lanjutkan Perbaikan di Wilayah Ini

Pemvangunan insrastruktur jalan di wilayah selatan KBB mulai memperlihatkan progres positif

Pembangunan Jalan Selatan Tinggal Tiga Persen, Pemda KBB Bakal Lanjutkan Perbaikan di Wilayah Ini
Bupati KBB Hengky Kurniawan saat mengecek pembangunan di Jalur Selatan. Agus Satia Negara

INILAHKORAN, Ngamprah - Upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk merealisasikan pembangunan jalan di wilayah selatan mulai memperlihatkan hasil yang cukup signifikan.

Pasalnya, berdasarkan hasil peninjauan yang dilakukan secara langsung oleh Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan beberapa waktu lalu menunjukkan, capaian presentase pembangunan jalan selatan telah mencapai 97 persen.

Adapun pembangunan infrastruktur jalan di wilayah selatan tersebut meliputi, Cililin - Sindangkerta, Sindangkerta - Celak, Celak - Gununghalu, Bunijaya - Cilangari dan Cilangari - Cisokan dengan total panjang mencapai 71 kilometer.

Capaian pembangunan tersebut tentunya bisa menjadi harapan baru bagi masyarakat Bandung Barat dalam meningkatkan perekonomian di daerah. Sebab, infrastruktur jalan merupakan salah satu faktor pembangunan yang paling urgen dalam proses peningkatan perekonomian.

Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan memastikan jalan yang berstatus kabupaten hampir seluruhnya telah dibeton. Selain itu, kondisi jalan pun dibuat lebih lebar dari sebelumnya.

"Secara keseluruhan, progres pembangunan jalan di wilayah selatan tinggal 3 persen dan dipastikan akan selesai pada Februari mendatang. Dan peresmiannya akan dilaksanakan pada Bulan Maret," kata Hengki.

Kendati sempat mangkrak lantaran menghadapi sejumlah kendala, namun Pemda Bandung Barat meyakini bahwa seluruh pembangunan jalan yang merupakan hasil kerjasama dengan PT. SMI ini dapat diselesaikan sesuai dengan target yang telah ditentukan.

"Memang betul, pembangunan jalan diporos 6 sempat molor akibat ketidakmampuan pihak ketiga. Tapi kami sudah memberikan sanksi hingga denda sesuai dengan ketentuan. Tapi Insya Allah semua pasti selesai sesuai target," bebernya.

Selain program kerjasama dengan PT. SMI, lanjut dia, pertengahan tahun ini Pemda Bandung Barat juga akan melakukan revitalisasi Jalan Tangsi Jaya menuju Ciwidey sepanjang 7KM yang merupakan salah satu akses menuju daerah perbatasan dengan Kabupaten Bandung.

"Untuk jalan Tangsijaya kami telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 10 Miliar untuk pembangunan rabat beton akses penghubung Gununghalu-Ciwidey ini dari APBD murni 2023," paparnya.

Ia menyebutkan bahwa pembangunan jalan ini sebagai bentuk komitmen Pemda KBB untuk menggali berbagai potensi sumber daya yang dimiliki didaerah tersebut, terutama dalam rangka mempercepat peningkatan perekonomian masyarakat.

“Dalam konteks mengistimewakan masyarakat, infrastruktur merupakan hal penting yang jadi prioritas dalam pembangunan wilayah," sebutnya.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Sukamanah, Kecamatan Rongga, Agus Muhammad Mingkail mengapresiasi proges pembangunan jalan di wilayah selatan yang hampir rampung 100 persen.

Pasalnya, sebelum jalan di wilayah selatan diperbaiki, jarak tempuh dari Batujajar-Rongga bisa memakan waktu hingga dua jam.

“Alhamdulillah sekarang dari Batujajar ke Rongga paling jadi satu jam, karena akses jalannya dibenahi juga,” katanya.

Ia pun berharap, Pemda Bandung Barat bisa terus membenahi infrastruktur di daerah. Sebab, hal itu bisa mendongkrak perekonomian masyarakat di pelosok.

“Semoga bisa terus berbenah terutama di infrastruktur, karena ini salah satu penunjang masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari,” tukasnya. *** (Diskominfotik KBB)


Editor : Ahmad Sayuti