Pemda KBB Berencana Bangun Flyover Baru, Ini Lokasinya
Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) berencana membangun flyover atau jalan layang sepanjang 2 kilometer lebih.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) berencana membangun flyover atau jalan layang sepanjang 2 kilometer lebih.
pembangunan flyover tersebut rencananya bakal menghubungkan antara Stasiun Padalarang ke Puspa Iptek Sundial di Kota Baru Parahyangan.
"Panjangnya bisa lebih dari 2 kilometer jika mulainya dari Blok Koneung. Lahannya milik Haji Mustofa ," kata Asisten Ekonomi dan pembangunan (Ekbang) KBB, Maman Sulaiman saat dikonfirmasi, Minggu 1 Januari 2023.
Ia menjelaskan, Blok Koneung tersebut berada tepat di depan Stasiun Padalarang dan saat ini lahan tersebut dimanfaatkan untuk berjualan oleh sekitar 200 pedagang.
"Ada sembilan pemilik lahan yang terkena jalur flyover, antara lain milik Pertamina, PT Mayora, H. Mustofa dan lainnya," jelasnya.
Ia menuturkan, awalnya berdasarkan hitungan awal luas lahan yang bakal terkena proyek mencapai 8,7 hektare. Namun, setelah dihitung ulang jadinya hanya 2 kilometer lebih.
"Baik pembangunan dan pembebasan lahannya oleh PT Bela Putra Intiland selaku pengembang Kota Baru Parahyangan," tuturnya.
Rencananya, sambung dia, pihaknya bakal segera melakukan rapat kembali dengan melibatkan dari kementrian juga PT Bela Putra Intiland.
"Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) akan mulai dioperasikan Juni 2023. Itu berarti penataan stasiun dan pembangunan flyover juga harus sudah beres," ujarnya.
Sebelumnya, rencana pembangunan flyover baru tersebut sempat disampaikan Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan usai mengadakan pertemuan dengan manajemen PT KCIC, PT KAI, perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), dan Bela Putra Intiland di Hotel Mason Pine, Rabu 7 Desember 2022 lalu.
"Salah satu yang dibahas dalam pertemuan itu, terkait dengan rencana pembangunan flyover dari Stasiun Padalarang ke Puspa Iptek Sundial," kata Hengki.
Ia menyebut, untuk pembangunan flyover tersebut juga ada pembagian tugas. Dalam hal ini, Pemda Bandung Barat memiliki tugas menyiapkan penetapan lokasi (Penlok) dan sosialisasi kepada masyarakat.
Ia menambahkan, dalam pembangunan flyover harus membebaskan sejumlah bangunan rumah dan tanah warga, termasuk sejumlah lahan perusahaan.
"Makanya kita harus segera mensosialisasikan rencana pembangunan flyover ini kepada masyarakat dan perusahaan," tutupnya.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

