Pemerintah Rekrut 150 Ribu Guru Honorer K2 dan Non-Kategori

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan kembali merekrut guru honorer melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). 

Pemerintah Rekrut 150 Ribu Guru Honorer K2 dan Non-Kategori
Mendikbud Muhadjir Effendy. (Net)

INILAH, Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan kembali merekrut guru honorer melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). 

Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan kuota yang disiapkan dalam rekrutmen kali ini sebanyak 150 ribu orang. 

Muhadjir menjelaskan, prioritas rekrutmen guru honorer P3K adalah mereka yang tergolong dalam Kategori 2 (K2) ataupun non-Kategori. 

"Tahap satu kan hanya fokus guru honorer K2. Tahap dua ada guru honorer K2 dan nonkategori khusus yang masa pengabdian di atas 15 tahun," kata Muhadjir kepada wartawan di Jakarta, Senin (29/04/2019).

Pemerintah, kata Muhadjir, secara bertahap berusaha untuk menyelesaikan masalah guru honorer. Tahun lalu pemerintah sebenarnya juga membuka lowongan P3K bagi guru honorer K2 sebanyak 150 ribu kuota. 

Namun upaya tersebut mengalami sedikit kendala karena banyak pemerintah daerah yang kurang berani mengusulkan juga karena takut akan membebani anggaran mereka. 

Untuk itu pemerintah pada tahun ini kembali membuka lowongan P3K sebanyak 150 ribu kuota tidak hanya bagi guru honorer K2 tetapi juga bagi mereka yang non-Kategori tetapi memiliki masa bakti lebih dari 15 tahun. 

"Ini akan kami selesaikan secara bertahap. Insya Allah akan selesai pada tahun 2023,“ pungkas mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu. (Daulat Fajar) 


Editor : Bsafaat