INILAH, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan penghargaan kepada 10 perempuan. Penghargaan ini diberikan sebagai bagian dari peringatan Hari Ibu pada tahun ini.
Wali Kota Bandung Oded Muhammad Danial menyatakan peran seorang ibu tak sebatas di lingkungan keluarga. Namun, sambung dia, lebih jauh dari itu sudah memberikan dampak bagi proses pembangunan.
"Momentum Hari Ibu bukan hanya mengenang akan arti penting seorang ibu tetapi juga membangkitkan dukungan nyata kualitas kaum ibu. Sebagai bagian pilar utama bangun ketahanan keluarga yang berarti bangun ketahanan bangsa," kata Oded di Plaza Balai Kota, Jalan Wastukencana, Sabtu (22/12).
Oded menuturkan peran seorang ibu di era modern ini sangat sentral. Utamanya, dalam rangka mengontrol pendidikan anak-anaknya di tengah perkembangan zaman yang pesat.
"Oleh karenanya, saya mengajak kepada keluarga, untuk kembalikan roh pendidikan kepada anak- anaknya. Kontrol pergaulan anak kita, batasi bermain gadget dan game, ketahui kawannya, segera cepat tanggap jika ada hal yang tidak biasa dilakukan oleh anak," terangnya.
Untuk itu, Oded mengimbau kepada para kaum ibu di Kota Bandung agar senantiasa memberikan pengawasan kepada anak-anaknya.
"Era digital ini sebagai orang tua tidak tahu apa yang disaksikan anak, apa saja yang diakses, siapa kawannya. Maka untuk membentengi dari perilaku negatif, orang tua wajib mengetahui apa saja yang dilakukan oleh anaknya," tambahnya.
Oded meyakini baik seorang ibu ataupun sosok ayah dalam keluarga bisa menjadi gerbang pertama dalam mengarahkan perkembangan anak meraih masa depan. "Perempuan dan laki laki sebagai seorang ayah dan ibu, wajib mendidik anaknya sebagai partner yang baik," cetusnya.
10 perempuan berkarya terbaik yang diberi penghargaan oleh Pemkot Bandung, yakni:
1. Pemerhati anak dan perempuan, Istati Sudibyo.
2. Komposer 70 lagu bertema Sosialisasi Program Pemerintah, Lia Aprilia.
3. Konselor senior UPT P2TP2A, Ratnafuri Mulia.
4. Penggerak Organisasi Perempuan, Neneng Hadiah.
5. Penggerak Organisasi Perempuan, Rohimah Bahrum.
6. Penggerak Organisasi Perempuan Kota Bandung, Etty Srimulyani.
7. Penggiat dan penggerak lingkungan dan bank sampah, Elis Solihat.
8. Penulis dan pemerhati perempuan, Indari Mastuti.
9. Atas jasa dan pengabdian terhadap PKK kota Bandung, Sumartini Alan.
10. Pemulung anak, Iyan Nurbayani Saleha.
Wali Kota juga mengucapkan terima kasih dan memberikan kepada penyapu jalan wanita Kota Bandung dan kaum disabilitas.
Pada upacara tersebut, petugas pun dilakukan oleh perempuan, di antaranya perwira upacara, Camat Bojongloa Kidul. Pengibar bendera, Lurah Manjahlega, Lurah Antapani Kulon, Lurah Malabar. Komandan upacara, Camat Rancasari. Pembacaan teks Pancasila, Sekretaris Camat Ujung Berung, pembaca UUD 45, Sekretaris Camat Batununggal.