Pemkot Bandung Targetkan Indikator Informatif Kesepuluh Kali
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung menargetkan indikator informatif ke sepuluh kalinya, dalam monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik di Jabar
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung menargetkan indikator informatif ke sepuluh kalinya, dalam monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik di Jabar.
Hal tersebut, dikemukakan Kepala Diskominfo Kota Bandung Yayan A Brilyana setalah pihaknya mengikuti monitoring dan evaluasi berbasis elektronik penerapan undang - undang no 14 tahun 2008.
"Kita merasa banyak manfaat dari keterbukaan informasi publik ini," kata Kepala Diskominfo Kota Bandung Yayan A Brilyana pada Rabu 10 Juli 2024.
Dikemukakan ia, manfaat dari keterbukaan informasi publik antara lain untuk sosialisasi program dan meminimalisir dampak dari tindak pidana korupsi. Proses monev yang dilakukan via aplikasi akan lebih memudahkan.
“Kita mengejar target informatif yang kesepuluh kali. Tapi, target sebelumnya seperti arahan Pak Sekda Jabar. Bagaimana keterbukaan informasi publik ini dapat menyejahterakan warga Kota Bandung,” ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Komisi Informasi Jawa Barat, Ijang Faisal menyatakan, pihaknya berkomitmen menyelenggarakan monev dengan memperbaiki aspek pendukungnya.
Organisasi yang dimonitoring, dituturkan ia bukan hanya badan publik tingkat kabupaten/kota, BUMD, OPD, namun ada juga biro.
“Ini bagian proses mendorong keterbukaan informasi publik di Jawa Barat. Pada Monev terakhir sudah 14 kabupaten/kota informatif. Kami berharap jumlah ini bertambah,” kata Ijang Faisal.
Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman berpesan, agar keterbukaan informasi publik dapat memberi dampak kesejahteraan bagi seluruh warga Jabar.
Indeks keterbukaan informasi publik di Jabar dalam posisi sangat baik dengan indeks 84,43. Pemprov Jabar berkomitmen mengakselerasi kemajuan di Jawa Barat dari level Desa.
"Insyaallah, Jawa Barat akan jadi yang terdepan berkontribusi untuk Indonesia," kata Herman Suryatman.
Diketahui, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperoleh predikat informatif terkait penerapan keterbukaan informasi publik bersama 13 kota/kabupaten lainnya. ***
Editor : Ahmad Sayuti

