Pemprov Jabar Ajukan Sejumlah Nama untuk Pj Bupati KBB
Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengajukan sejumlah nama, untuk Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Bandung Barat ke Kemendagri
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengajukan sejumlah nama, untuk Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), pasca Arsan Latif tersandung kasus korupsi.
Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin mengatakan, sambil menunggu keputusan dari Kemendagri. Sementara roda pemerintahan akan dikomandoi Sekda KBB Ade Zakir, yang ditunjuk menjadi Plh Bupati.
"Pj nanti nunggu dari Kemendagri. Ada beberapa nama diusulkan. Tunggu aja," ujar Bey Machmudin di Gedung Sate, Minggu malam 9 Juni 2024.
Selain nama usulan dari Pemprov Jabar kata dia, juga ada yang direkomendasikan oleh DPRD KBB dan Kemendagri, dimana total keseluruhan sebanyak tiga nama.
Semua nama lanjut dia, akan digodok dan ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, atas persetujuan Presiden Joko Widodo.
"Sama seperti Pj lain, harus ada usulan dari pemerintah provinsi, DPRD KBB dan Pak Mendagri sendiri," ucapnya.
Disinggung siapa saja yang direkomendasikan Pemprov Jabar, termasuk kans Ade Zakir menjadi Pj Bupati KBB, Bey Machmudin enggan mengungkapkan.
"Sudah, tunggu saja," ujarnya.
Seperti diketahui, Kejati Jabar menetapkan Arsan Latif menjadi tersangka atas dugaan kasus korupsi Pasar Sindangkasih, Cigasong, Kabupaten Majalengka.
Penetapan tersangka terhadap Arsan Latif merupakan pengembangan dari penetapan tersangka sebelumnya, Irfan Nur Alam Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Majalengka dan pihak swasta bernama Andi Nurmawan alias AN serta seorang ASN Majalengka bernama Maya atau M. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

