Pemprov Jabar Anggarakan Rp60 Miliar untuk Terminal Ciledug, Anggota Komisi IV Bilang Begini

Pemprov Jabar anggarkan Rp60 Miliar untuk pembangunan Terminal Ciledug di Kabupaten Bogor. Begini reaksi Komisi IV DPRD Jabar:

Pemprov Jabar Anggarakan Rp60 Miliar untuk Terminal Ciledug, Anggota Komisi IV Bilang Begini
Pemporv Jabar anggarkan Rp60 Miliar untuk pembangunan Terminal Ciledug di Kabupaten Bogor.

INILAHKORAN, Bandung- Pemprov Jabar sudah menyiapkan Rp60 Miliar untuk pembangunan Terminal Ciledug di Kabupaten Bogor.

Menurut Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Daddy Rohanady, Terminal Ciledug di Kabupaten Cirebon merupakan satu dari 14 terminal tipe B yang jadi kewenangan Pemprov Jabar.

Ia menjelaskan, dari 14 terminal tipe B, baru 7 terminal yang pengalihan personel, pendanaan, sarana dan prasarana, serta dokumen (P3D)-nya sudah clean and clear. Sebanyak 7 terminal lainnya masalah P3D belum selesai, sehingga pembangunannya belum bisa dilaksanakan.

Baca Juga: Persib Kehilangan Sembilan Pemain, Hasim Kipuw Tak Merasa PSM Makassar Diuntungkan

"Artinya, masalah P3D yang clean and clear adalah syarat mutlak. Karena itu, harus secepatnya menyelesaikan pengalihan P3D ke Pemprov Jabar," ungkapnya, Selasa 1 Februari 2022.

Ia menjelaskan, di tahun 2022 ini mulanya Pemprov Jabar akan membangun dua terminal, yakni Cikarang dan Ciledug. Sayangnya, karena fiscal gap yang menganga begitu dalam, APBD Jabar hanya mampu mendanai pembangunan terminal Cikarang.

"Namun, dalam perkembangannya, di Cikarang diambil alih oleh Pemerintah Pusat. Oleh karena itu, dana yang awalnya diperuntukkan guna membangun Cikarang sebesar Rp 60 miliar dialihkan ke Ciledug," jelasnya.

Baca Juga: Viral! Ojol Rame-rame Geruduk Rumah Penumpang Gegara Ini

Dengan demikian, lanjut dia, terminal Ciledug pun menjadi satu-satunya terminal yang akan dibangun tahun ini oleh Pemprov Jabar. Adapun progres pembangunannya, hingga kini baru perataan bangunan di lahan seluas 8.090 meter persegi itu.

Proses lelang pekerjaan pun sudah dilakukan. Namun, melihat perkembangannya, tanda tangan kontrak diperkirakan baru bisa dilakukan sekitar bulan Maret 2022 mendatang.

"Kondisi di terminal saat ini menunjukkan bahwa jumlah bus yang masuk sudah ada kenaikan sekitar 15 persen," ujar Anggota DPRD Dapil Jabar XII Cirebon-Indramayu ini.

Dia menambahkan, saat ini setiap hari sudah masuk sekitar 30 bus, terutama Primajasa dan Luragung. Terminal tipe B dinilai cukup berperan karena melayani pergerakan penumpang antar-kota dalam provinsi maupun antar-kota antar-provinsi.

Baca Juga: Spoiler Ikatan Cinta 1 Februari 2022: Didatangi Sosok Ini, Jessica Ingin Kembali ke Tempat Rehabilitasi?

"Dengan adanya terminal tersebut, masyarakat yang menggunakan jasa kendaraan umum akan lebih mudah dan murah melakukan perjalanan," tukasnya. (maman suharman)
Attachments area


Editor : inilahkoran