Pemprov Jabar Prioritaskan Bangun Unit Sekolah Baru di Daerah Blankspot

Pemprov Jabar memprioritaskan pembangunan unit sekolah baru di daerah blankspot pada tahun depan.

Pemprov Jabar Prioritaskan Bangun Unit Sekolah Baru di Daerah Blankspot
Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin menuturkan, saat ini detail engineering design (DED) sudah rampung dan pembangunan konstruksi sekolah baru di daerah blankspot itu akan dimulai pada tahun depan. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Pemprov Jabar memprioritaskan pembangunan unit sekolah baru di daerah blankspot pada tahun depan.

Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin menuturkan, saat ini detail engineering design (DED) sudah rampung dan pembangunan konstruksi sekolah baru di daerah blankspot itu akan dimulai pada tahun depan.

Menurutnya, pembangunan sekolah baru di daerah blankspot itu khususnya di 12 kecamatan di Jabar. Terutama, di daerah yang memang belum memiliki sama sekali SMA dan SMK negeri maupun swasta.

"Ada belasan, kita upayakan disegerakan. Tahun depan sudah mulai dibangun beberapa sekolah. Kita prioritaskan yang betul-betul tidak ada sekolah," ujar Bey Machmudin usai mengikuti Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-79 Jabar di Kantor DPRD Jabar, Kota Bandung, Senin 19 Agustus 2024.

Dia melanjutkan, dalam pembangunan unit sekolah baru di daerah blankspot ini tidak menutup kemungkinan menggandeng pihak swasta.

Hanya saja hal ini diakuinya harus dikaji secara matang, supaya tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.

"Kami sedang memikirkan pola kerjasama, jangan sampai nanti di jalan ada benturan kepentingan. Kami ingin pelajari betul-betul sekali. Jadi supaya betul anggaran itu terjaga baik dan akuntabilitasnya terjaga juga dan secara tata kelola pemerintah juga terjaga. Kami tidak mau, di kemudian hari ada permasalahan," ucapnya.

Seperti diketahui, dari 625 kecamatan yang ada di seluruh Jawa Barat. Masih ada 12 kecamatan yang tidak memiliki SMA atau SMK sama sekali, baik negeri maupun swasta.

Sedangkan ketiadaan sekolah negeri, ada di 128 kecamatan. Sehingga para siswa asal kecamatan tersebut terpaksa bersekolah ke kecamatan terdekat, yang memiliki sekolah negeri. 

Dilansir dari situs resmi Disdik Jabar, jumlah SMA negeri sebanyak 514 sekolah dan SMA swasta 1.258 sekolah. Sehingga total SMA di Jawa Barat secara keseluruhan sebanyak 1.772 sekolah.

Sedangkan SMK negeri sebanyak 288 sekolah dan SMK swasta, 2.519 sekolah. Dimana totalnya 2.807 sekolah.

Secara keseluruhan, jumlah SMA dan SMK negeri maupun swasta di Jawa Barat sebanyak 4.579 sekolah. Sementara SLB negeri sebanyak 57 sekolah, swasta 331 sekolah. Totalnya ada 338 sekolah.

Sehingga total keseluruhan sekolah yang berada di bawah naungan Disdik Jabar adalah sebanyak 4.967 sekolah.


Editor : Doni Ramdhani