Pemulihan Bencana di Sumatera Butuh Rp50 Triliun, AHY Sebut Masih Terus Berkembang

AHY menyebut pemulihan bencana di Sumatera butuh Rp50 triliun, tapi masih bisa terus berkembang.

Pemulihan Bencana di Sumatera Butuh Rp50 Triliun, AHY Sebut Masih Terus Berkembang
AHY bahas soal pemulihan bencana di Sumatera

INILAHKORAN.ID - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan bahwa kebutuhan anggaran untuk pemulihan bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh diperkirakan melampaui Rp50 triliun.

AHY menyampaikan, perkiraan awal tersebut disusun setelah dirinya berkoordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum. 

Meski begitu, ia menegaskan bahwa angka tersebut belum bersifat final karena data kerusakan masih diperbarui oleh berbagai lembaga, termasuk BNPB.

Ia menjelaskan bahwa pembaruan kalkulasi diperlukan untuk mendukung penyelesaian fase tanggap darurat yang telah diperpanjang, serta perencanaan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana.

Mengacu pada arahan Presiden Prabowo Subianto, AHY menekankan pentingnya penyusunan anggaran yang akurat agar penanganan bencana berjalan cepat tanpa mengabaikan kualitas rekonstruksi.

“Tidak boleh lambat, namun juga tidak boleh tergesa-gesa. Pembangunan kembali harus kuat dan tidak rentan bencana lagi,” kata AHY dalam Balairung Dialogue 2025 di Jakarta, Selasa, 9 Desember 2025.

Total kerusakan infrastruktur di tiga provinsi itu mencakup 52 kabupaten dengan dampak pada lebih dari 1.200 fasilitas umum, 199 fasilitas kesehatan, 534 sekolah, 420 rumah ibadah, 435 jembatan, serta lebih dari 156 ribu rumah yang rusak dengan berbagai tingkatan.

AHY juga memastikan dirinya kembali terjun ke Sumut dan Aceh, termasuk Aceh Tamiang, untuk mengecek langsung efektivitas pekerjaan di lapangan.


Editor : Firda Rachmawati