Pemulihan Kondisi Korban Bullying Jadi Prioritas

Wali Kota Malang, Sutiaji masih berfokus pada pemulihan kejiwaan MS pelajar kelas VII korban bullying oleh rekannya sesama pelajar di salah satu SMP negeri di Kota Malang.

Pemulihan Kondisi Korban Bullying Jadi Prioritas
istimewa

INILAH, Malang - Wali Kota Malang, Sutiaji masih berfokus pada pemulihan kejiwaan MS pelajar kelas VII korban bullying oleh rekannya sesama pelajar di salah satu SMP negeri di Kota Malang.

Dari data terakhir, kondisi MS berangsung-angsur membaik dan menunjukkan perkembangan positif."Insya Allah fokus kita yaitu kejiwaan. Kejiwaan ini kan tolak ukurnya, instrumennya memang banyak dan instrumennya itu fluktuatif, banyak hal yang berpengaruh dan menurut media besok sudah bisa pulang," kata Sutiaji kepada wartawan, Senin (10/2/2020).

Dirinya telah memerintahkan sejumlah tim psikolog yang berasal Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan Dinas Sosial untuk melakukan pendampingan dan asesmen.

"Ada pendampingan psikolog dari P2TPA, Dinas Sosial. Psikolog tidak hanya ke korban tapi juga pelaku. Kami sudah ciptakan ramah anak ini hanya kecelakaan," pungkasnya.

Sebelumnya, 15 Januari 2020 MS (12) siswa kelas VII salah satu SMP negeri di Kota Malang, diduga mengalami bullying yang menyebabkan sejumlah luka lebam di sekujur tubuhnya.

Bahkan akibat luka ini dua ruas jari tengah tangan kanan MS, sampai harus diamputasi lantaran luka yang cukup parah. Kepolisian sendiri telah menerima hasil visum dari pihak RS Lavalatte dan telah menaikkan ke tahap penyidikan dari penyelidikan.

Setidaknya ada 18 orang saksi, termasuk tiga orang saksi dari pihak sekolah yang telah dimintai keterangan, terkait dugaan bullying yang menjurus kekerasan pada pelajar berinisial MS. Saat ini, kepolisian kembali mengagendakan memintai keterangan terhadap tiga orang yang berasal dari Dinas Pendidikan, pihak keluarga korban, dan dokter rumah sakit (inilah.com)


Editor : JakaPermana