Pencak Silat Penuhi Syarat Antidoping Dunia, Menpora: Langkah Besar Menuju Olimpiade 2028

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Dito Ariotedjo, mengumumkan kabar menggembirakan bagi dunia olahraga Tanah Air.

Pencak Silat Penuhi Syarat Antidoping Dunia, Menpora: Langkah Besar Menuju Olimpiade 2028
Pencak Silat Penuhi Syarat Antidoping Dunia, Menpora: Langkah Besar Menuju Olimpiade 2028

INILAHKORAN, Bandung – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Dito Ariotedjo, mengumumkan kabar menggembirakan bagi dunia olahraga Tanah Air.

Dalam sambutannya saat menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumatera Barat di Padang, Menpora menyatakan bahwa Pencak Silat telah memenuhi salah satu syarat utama untuk bisa berlaga di Olimpiade, yakni lolos standar Antidoping Dunia.

"Saat ini Pencak Silat sudah memenuhi salah satu syarat menjadi cabang olahraga yang diakui Olimpiade, yaitu syarat Antidoping Dunia," ujar Menpora Dito Ariotedjo,dikutip ari ANTARA.

Menurut Dito, pencapaian ini merupakan sebuah kemajuan signifikan yang menunjukkan keseriusan Indonesia dalam memperjuangkan Pencak Silat agar dapat tampil di pentas olahraga paling bergengsi di dunia, Olimpiade.

Keberhasilan ini, kata Menpora, tak lepas dari peran sentral Ketua Umum IPSI sekaligus Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam kunjungannya ke Paris saat Olimpiade lalu, Presiden Prabowo secara langsung menemui Presiden International Olympic Committee (IOC), Thomas Bach, untuk menyuarakan harapan agar Pencak Silat bisa menjadi bagian dari cabang olahraga yang dipertandingkan.

"Jadi komitmen diplomasi dan juga upaya meloloskan Pencak Silat untuk dunia dan Olimpiade sangat tinggi sekali," jelas Dito.

Lebih lanjut, Dito menyebut bahwa Pencak Silat kini telah menapaki jalur yang tepat menuju Olimpiade 2028. Ia mengakui bahwa memenuhi syarat Antidoping Dunia bukanlah hal mudah, mengingat regulasi yang sangat ketat dari World Anti-Doping Agency (WADA).

Dito menambahkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga serta IPSI akan terus menggencarkan diplomasi olahraga di tingkat internasional untuk memastikan seluruh syarat Olimpiade dapat dipenuhi.

"Jadi lobi-dan diplomasi masih terus kami lakukan," pungkasnya.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan