Menpora Dito dan Erick Thohir Apresiasi Perjuangan Timnas U-23 dan Suporter di Final ASEAN U-23 2025

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora), Dito Ariotedjo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim nasional U-23 Indonesia yang berhasil melaju hingga final Kejuaraan ASEAN U-23 2025.

Menpora Dito dan Erick Thohir Apresiasi Perjuangan Timnas U-23 dan Suporter di Final ASEAN U-23 2025
Menpora Dito dan Erick Thohir Apresiasi Perjuangan Timnas U-23 dan Suporter di Final ASEAN U-23 2025

INILAHKORAN, Bandung – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora), Dito Ariotedjo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim nasional U-23 Indonesia yang berhasil melaju hingga final Kejuaraan ASEAN U-23 2025.

Meskipun harus puas sebagai runner-up setelah kalah tipis 0-1 dari Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Dito menilai performa Garuda Muda patut diacungi jempol.

"Ya pastinya saya sangat apresiasi walaupun komposisi tim seperti yang tadi disampaikan, apresiasi ini belum full tim, tapi tim Indonesia berhasil sampai lolos final. Artinya strategi yang dipakai dan juga pola permainannya sangat baik. Kalau menang itu udah beda lagi urusannya," ujar Dito dikutip  ANTARA.

Dito menekankan bahwa kekalahan ini harus dijadikan pembelajaran penting menjelang sejumlah agenda besar yang akan dihadapi tim asuhan Gerald Vanenburg.

Dalam waktu dekat, Timnas U-23 Indonesia akan berlaga di kualifikasi Piala Asia U-23 2026 pada bulan September dan SEA Games 2025 yang akan digelar pada bulan Desember mendatang.

"Tapi yang pasti tadi yang saya sempat disampaikan tahun ini kebetulan nanti September ada AFC (kualifikasi Piala Asia U-23) dan yang paling penting adalah SEA Games," tutur Dito Ariotedjo.

"Jadi kita anggap AFF (Kejuaraan ASEAN U-23) ini bagus karena sudah masuk final. Dan nanti bagaimana kita evaluasi dan juga bagaimana kita memastikan strategi ke depan untuk memantapkan, mempertahankan emas di SEA Games itu tantangan untuk kami. Jadi saya tetap minta masyarakat selalu dukung dan berikan doa yang banyak," jelasnya.

Selain performa tim, Menpora juga menyoroti antusiasme luar biasa dari para pendukung yang memadati stadion. Lebih dari 35.000 penonton hadir menyaksikan laga final, menjadikan pertandingan tersebut sebagai yang paling ramai sepanjang turnamen ASEAN U-23 tahun ini.

"Mungkin kalau full capacity bisa full tapi memang karena turnamennya harus ada batasan. Tapi full, ini artinya memang energi dari support masyarakat yang menonton secara langsung, ini memberikan semangat tambahan buat para pemain," ucap Dito.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang turut hadir dalam laga final, juga memberikan apresiasi kepada para suporter. Menurut Erick, dukungan dari masyarakat Indonesia telah mencuri perhatian Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF).

“Tadi dari AFF apresiasi, katanya rata-rata kalau di negara lain turnamen U-23 ini (yang menonton) 10.000-an. Tapi di Indonesia rata-rata bisa 20.000-an, ini luar biasa. Jadi terima kasih kepada suporter yang mendukung. Dikala-kala tentu dengan hasil yang baik ataupun yang belum maksimal," ungkap Erick.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan