Pencarian Endang Belum Membuahkan Hasil, Tim SAR Gabungan Temukan Sejumlah Barang yang Diduga Milik Korban

Pencarian Endang, warga Kampung Pojok Girang, RT 04/05, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang yang diduga tertimbun material longsor saat tengah berteduh di gubuk yang ada di kebunnya terus dilakukan.

Pencarian Endang Belum Membuahkan Hasil, Tim SAR Gabungan Temukan Sejumlah Barang yang Diduga Milik Korban
Pencarian Endang, warga Kampung Pojok Girang, RT 04/05, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang yang diduga tertimbun material longsor saat tengah berteduh di gubuk yang ada di kebunnya terus dilakukan.

INILAHKORAN, Ngamprah - Pencarian Endang, warga Kampung Pojok Girang, RT 04/05, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang yang diduga tertimbun material longsor saat tengah berteduh di gubuk yang ada di kebunnya terus dilakukan.

Petugas gabungan dari BPBD Bandung Barat, TNI, Polri, relawan, hingga warga setempat terus melakukan pencarian sejak hari pertama Endang dikabarkan tertimbun.

Kendati demikian, hingga Minggu 25 Mei 2025 upaya pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan masih belum membuahkan hasil meski penyisiran dilakukan hingga jarak 3 kilometer dari lokasi tertimbunnya Endang.

"Pencarian kita hentikan sore ini mengingat kondisi tidak memungkinkan, cuaca sudah mulai gelap dan gerimis. Kita lanjutkan pencarian besok pagi," kata Kapolsek Lembang Kompol Hadi Mulyana, Minggu 25 Mei 2025.

Namun, dii tengah-tengah penyisiran, petugas menemukan barang diduga milik korban seperti dompet, topi, kuncir rumah, sepatu dan celana pendek. 

Setelah dikonfirmasi kepada pihak keluarga, barang-barang tersebut dinyatakan milik korban.

"Barang-barang itu sudah kita serahkan kepada keluarga korban di balai desa. Mudah-mudahan dengan ditemukan barang bukti tersebut bisa mengidentifikasi lebih dekat dengan keberadaan korban," ujarnya.

Menurutnya, sulitnya medan pencarian menjadi kendala tim gabungan, tanah bercampur lumpur serta hujan yang kerap turun di lokasi memaksa tim menghentikan sementara pencarian demi alasan keselamatan.

"Area pencarian yang sangat luas menjadi hambatan, bahkan penyisiran sudah dilakukan sejauh 3 kilometer dari saung tempat pertama kali korban terkena banjir bandang hingga titik kami berdiri di sini," bebernya.

Pencairan masih akan dilanjutkan pada Senin 26 Mei 2025 pagi, rencananya petugas bersama warga bakal menyisir kembali area termasuk dengan bantuan anjing pelacak.

"Pencairan akan diperluas dibantu warga, mudah-mudahan besok bisa diturunkan bantuan termasuk anjir pelacak. Kita doakan semoga bapak Endang segera ditemukan," ucap Kepala Desa Cikahuripan, Oman Haryanto.

Diketahui, Endang dilaporkan hilang tersapu longsor di Kampung Pojok Girang, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, KBB pada Jumat 23 Mei 2025 sore.

Saat longsor menerjang, Endang disebut tengah berteduh di sebuah pondok usai menjalankan aktivitas bekebun.***


Editor : JakaPermana