Pendiri YG Terlihat Menangis saat Nonton Konser BLACKPINK 'DEADLINE'

Yang Hyun Suk, pendiri YG Entertainment dan pencipta grup BLACKPINK terlihat menangis saat nonton konser 'DEADLINE'.

Pendiri YG Terlihat Menangis saat Nonton Konser BLACKPINK 'DEADLINE'
BLACKPINK dan pendiri YG Yaang Hyun Suk.

INILAHKORAN, Bandung - Pada tanggal 5-6 Juli 2025, BLACKPINK sukses menggelar Konser 'DEADLINE' di Seoul, Korea.

Saat Tur dunia BLACKPINK 'DEADLINE' yang sangat dinantikan dimulai, sebuah momen tak terduga menarik perhatian penggemar.

Pendiri YG Entertainment, Yang Hyun Suk, terlihat emosional sambil menyeka air matanya selama pertunjukan.

Meskipun beberapa orang menafsirkannya sebagai tanda kebanggaan dan nostalgia, reaksi online beragam.

Banyak penggemar menganggap air matanya sebagai simbol, menunjukkan kontribusi besar BLACKPINK terhadap kesuksesan global YG.

Mereka melihatnya sebagai momen emosional dari pria yang membantu Grup tersebut menjadi bintang. 

"Pasti luar biasa melihat mereka berkembang menjadi ikon global," komentar seorang netizen.

Namun, yang lain mengkritik waktu dan ketulusan gestur tersebut, menuduh YG memanfaatkan ketenaran BLACKPINK sambil membatasi karya kreatif mereka sebagai sebuah Grup.

Kekhawatiran terutama meningkat oleh harga merchandise baru-baru ini dan strategi pemutaran perdana lagu-lagu baru secara eksklusif di Konser.

Beberapa penggemar mempertanyakan apakah reaksi emosional Yang Hyun Suk tulus atau didorong oleh rasa lega atas kesuksesan perusahaan yang berkelanjutan.

Secara khusus, pilihan pemasaran YG seperti merilis lightstick baru dengan perubahan minimal dan harga premium, serta menawarkan konten eksklusif Konser, dianggap oleh sebagian orang sebagai prioritas keuntungan daripada pertumbuhan musik.

Para penggemar menyuarakan preferensi mereka terhadap album dan musik baru daripada memorabilia mahal.

Namun, yang lain membela Yang Hyun Suk, dengan alasan bahwa sebagai produser Pendiri BLACKPINK, ikatannya dengan Grup tersebut bersifat personal dan mendalam.

Mereka percaya bahwa setiap emosi yang terlihat merupakan ekspresi alami dari kebanggaan atas pencapaian global Grup tersebut.

Insiden ini menggarisbawahi jurang pemisah yang semakin dalam antara basis penggemar setia BLACKPINK dan strategi jangka panjang YG Entertainment.

Dengan tur dunia 'DEADLINE' yang kini sedang berlangsung, para penggemar terus berharap akan fokus baru pada musik, promosi yang lebih adil, dan kebebasan berkarya bagi Grup ini.***


Editor : Irma Nurfajri