Penggemar BTS Berusian 50 Tahunan Ditemukan Meninggal Secara Menyedihkan di Ruang Bawah Tanah
Seorang penggemar BTS berusia 50 tahunan dengan saudaranya yang sakit ditemukan meninggal dunia setelah 7 bulan di ruang bawah tanah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.COM, Bandung - Seorang perempuan berusian 50 tahunan yang diduga penggemar BTS kini jadi perhatian, saat dia ditemukan meninggal dunia.
Pekan lalu, penyelenggara barang antik Kim Saebyeol menyebutkan di saluran online 'JamBang TV,' “Salah satu situasi yang paling disesalkan baru-baru ini adalah saudara laki-laki dan perempuan yang tinggal di ruang bawah tanah. Mereka berada pada usia tertentu.”
Menurut Kim Saebyeol, di antara saudara kandung yang tinggal di ruang bawah tanah, sang adik menderita penyakit langka, dan sang kakak bekerja serta membiayai biaya pengobatannya.
Kehidupan yang sulit terus berlanjut, dan karena tidak mampu menanggungnya, kedua bersaudara itu memilih untuk bunuh diri, mengakhiri hidup mereka pada saat yang bersamaan.
Mayat keduanya, tanpa diketahui oleh siapa pun, ditemukan 7 bulan setelah kematian mereka.
“Mayat yang ditinggalkan tanpa pengawasan telah menyerap kelembapan, dan ruangan itu dipenuhi air,” ungkap Kim Saebyeol.
“Meskipun uang sewa bulanan telah dipotong dari uang jaminan, pemilik rumah, mengingat masa-masa sulit, ragu-ragu untuk membicarakan masalah tersebut, karena khawatir akan lebih sulit bagi mereka untuk menerima uang," lanjutnya.
"Karena pertimbangan ini, penemuan mereka tertunda, dan cerita mereka terlambat sampai ke dunia,” tambahnya.
Kim Saebyeol melanjutkan, “Kakak perempuannya adalah penggemar BTS. Dia berusia lebih dari 50 tahun dan telah mengumpulkan banyak foto BTS."
"Dia punya begitu banyak barang BTS. Ada beberapa kotak,” tambahnya lagi.
Awalnya, Kim Saebyeol pikir akan lebih baik jika mereka menggunakan uang itu untuk menikmati makanan enak.
Namun saat pengorganisasian akan segera berakhir, Kim Saebyeol menyadari, "Ah, orang ini menemukan kekuatan dalam merchandise grup idola yang dia sukai. Dia bersandar padanya untuk kekuatan dan tekad dalam hidup.”
Di sisi lain, Kim Saebyeol menyatakan, “Saya berharap cerita tentang orang-orang yang tidak dapat menerima perawatan medis yang layak karena asuransi kesehatan yang tidak memadai dan meninggal dunia diketahui dunia, sehingga situasi seperti itu tidak terjadi lagi."
"Namun secara realistis, hal tersebut tidaklah mudah dan patut disesalkan,” tuturnya mengungkapkan kepahitan dalam kenyataan yang menyedihkan tersebut.***
Editor : Irma Nurfajri

