Ini Alasan Pemerintah Ingin Datangkan Rektor Asing
Wacana pemerintah pusat mendatangkan rektor asing bertujuan agar semakin memperkuat daya saing perguruan tinggi Indonesia di tingkat dunia.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Semarang - Wacana pemerintah pusat mendatangkan rektor asing bertujuan agar semakin memperkuat daya saing perguruan tinggi Indonesia di tingkat dunia.
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, sudah banyak contoh negara yang daya saing perguruan tingginya meningkat setelah mendudukkan rektor asing di kampusnya.
Dia menyebutkan di antaranya yaitu Singapura dan Taiwan sebagai contoh terdekat negara yang telah melakukan hal itu. Bahkan negara Arab Saudi pun kini telah menempatkan rektor asing di pucuk pimpinan perguruan tinggi dan terbukti daya saingnya mendapatkan lonjakan signifikan.
"Arab Saudi dahulu bahkan tidak masuk ke dalam 800 besar. Sekarang mereka menduduki peringkat ke 149," kata Nasir usai menghadiri Rapat Pleno Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) 2019 di Unisbank, Semarang, Senin (22/07/2019).
Dia menjelaskan wacana mendatangkan rektor asing ke Indonesia bermula pada tahun 2016 silam. Alasannya karena pemerintah melihat dari 4.700 perguruan tinggi yang ada di Indonesia hanya tiga yang memiliki daya saing di tingkat dunia.
Nasir melihat jangan sampai perguruan tinggi di Indonesia hanya mampu berbangga diri di dalam negeri tapi ketika bersaing dalam persaingan di tingkat global.
"Akhirnya saya tawarkan pada saat itu untuk mendatangkan rektor asing agar daya saing kita meningkat. Saat wacana itu mengemuka, di-bully saya habis-habisan," ujarnya. (Daulat Fajar)
Editor : Bsafaat

