Pentingnya Literasi Buku Sejak Dini dengan Membacakan Buku kepada Anak

Kegiatan literasi buku sejak dini bisa berupa membacakan buku kepada anak. Aktivitas itu diyakini Dedeh Badrullaela relatif penting.

Pentingnya Literasi Buku Sejak Dini dengan Membacakan Buku kepada Anak
Pentingnya literasi buku sejak dini dengan membacakan buku kepada anak.

INILAHKORAN, Bandung - Kegiatan literasi buku sejak dini bisa berupa membacakan buku kepada anak. Aktivitas itu diyakini Dedeh Badrullaela relatif penting.

Praktisi Read Aloud itu mengatakan, beragam keterampilan literasi didapatkan dari proses literasi buku sejak dini. Seperti kemampuan menyimak, memperkaya perbendaharaan kosakata, memahami alur cerita, dan mengungkapkan pendapat karena saat dibacakan buku sering terjadi diskusi-diskusi kecil.

"Diharapkan dengan dibacakan buku sejak dini, anak mengasosiasikan kegiatan membaca sebagai hal yang menyenangkan sehingga kelak ia menjadi pembaca dan pembelajar sepanjang hidupnya. Inilah pentinganya literasi buku sejak dini," ujar Dedeh, Rabu 16 Maret 2022.

Baca Juga: Atalia Ridwan Kamil Ajarkan Pentingnya Literasi Keuangan kepada Pelajar di Bekasi

Menurutnya, berbagai pilihan buku untuk anak-anak kini sangat beragam. Mulai dari buku boardbook untuk bayi, buku cerita bergambar (picture book), buku Islami, buku chapter dan novel anak, dan lainnya.

"Usianya beragam, dari buku untuk bayi 0-2 tahun, buku untuk 3,5 tahun, ada juga buku chapter dan novel anak. Anak saya (3,5th) paling suka buku-buku picture book, karena ilustrasinya yang menarik dan alur ceritanya yang menggugah. Favoritnya adalah buku-buku dari Litara Foundation. Sekarang lagi suka dibacakan novel anak juga, Winnie the Pooh," papar Dedeh Badrullaela.

Dia menambahkan, kendala yang dihadapi oleh orangtua adalah, untuk awal-awal dibacakan buku mungkin ada anak yang seperti tidak memperhatikan, buku-buku yang rusak karena saking seringnya dibuka-buka ataupun karena tidak sengaja disobek.

Baca Juga: Gelar Literasi Fair, Sekolah Alam Bandung Tumbuhkan Minat Membaca

"Untuk anak yang sudah terbiasa dibacakan buku, orangtuanya sendiri yang kadang kewalahan karena anaknya minta dibacakan buku terus. Anak-anak sendiri pasti suka baca buku, asal bukunya bagus dan menarik," paparnya.

Dia berharap, anaknya suka dengan buku dan aktivitas membaca, sehingga nanti dia gemar membaca.

"Seperti yang kita ketahui, Indonesia darurat literasi. Maka, saya ikhtiar memulai perubahannya dari rumah," ucapnya. (Okky Adiana)


Editor : inilahkoran