INILAH, Bandung- Salah seorang penumpang, Abas Suharno (60) mengatakan, bus tersebut berangkat dari Wonosobo Selasa (5/2) sekitar pukul 13.00 dengan tujuan Cimahi. Duia mengungkapkan, sepanjang perjalanan ia dan pemumpang lainnya tak merasakan keanehan. Namun selepas Nagreg, pengemudi menjalankan bus ugal ugalan.
"Sepanjang jalan enggak ada yang aneh. Nah cuma setelah Nagreg ugal ugalan, jalannya enggak karuan," kata Abas di RSUD Cikopo.
Abas tak menyangka bus yang ditumpanginya itu mengalami kecelakaan lalu lintas. Dalam bus tersebut, ia duduk di kursi belakang. Saat bus masuk jurang, ia terpental keluar.
"Enggak tahu keluar dari mana, tiba tiba saya sudah ada diluar. Dan melihat busnya sudah rusak parah,"ujarnya.
Abas hendak pulang ke Cimahi, setelah pulang dari Wonosobo menengok anak menantunya. Dengan kejadian tersebut, tentu saja membuat khawatir keluarga. Namun setelah mengetahui kondisi Abas, keluarga bersyukur dan akan menjemput ke RSUD Cikopo.
Dalam kecelakaan lalu lintas ini, dua orang tewas. 10 orang luka ringan dan satu orang luka berat. Seluruh penumpan masih dalam proses penanganan medis.
Akibat kecelakaan lalu lintas ini, Abas mengaku mengalami sejumlah luka ringan akibat benturan dan gesekan. Juga keluar darah dari hidungnya.
"Ada yang luka. Saya bareng sama sodara, kalau sodara ada yang dijahit. Lukanya akubat benturan," katanya.