Perang Rusia-Ukraina, Jokowi: Semua Negara Tambah Pusing

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kondisi sulit yang saat ini dirasakan, semakin bertumpuk dengan adanya perang antara Ukraina dengan

Perang Rusia-Ukraina, Jokowi: Semua Negara Tambah Pusing
Perang Rusia-Ukraina, Jokowi: Semua Negara Tambah Pusing

INILAHKORAN, Bandung – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kondisi sulit yang saat ini dirasakan, semakin bertumpuk dengan adanya perang antara Ukraina dengan Rusia.

Hal itu diungkapkan Jokowi dalam Sidang Terbuka Senat Akademik Dies Natalis ke-46 Universitas Sebelas Maret (UNS).

"Tadi ibu Menteri Keuangan sudah berikan gambaran betapa sulitnya situasi saat ini. Betapa tidak gampangnya mengelola APBN, mengelola keuangan dalam situasi sangat extraordinary ini," ucap Jokowi dikutip dari PMJ News, Jumat, 11 Maret 2022.

Baca Juga: Juvenile Justice Episode 2: Kasus Mutilasi Berlanjut, Sim Eun Sok Atur Strategi untuk Jerat Pelaku

Kesulitan tersebut, ungkap Jokowi dirasakan seluruh negara bukan hanya Indonesia. Jokowi mengatakan para pemimpin dunia mengeluhkan hal yang sama.

"Tambah pusing kita semuanya. Semua negara tambah pusing, semuanya. Pusingnya belum reda, tambah lagi ada perang, sudah bertubi-tubi," tuturnya.

Jokowi menyampaikan perang mempersulit pengelolaan ekonomi. Menurutnya, perang Rusia-Ukraina telah memicu lonjakan harga minyak mencapai US$130 per barel.

Baca Juga: Setelah YooA Oh My Girl, Kinia Mimi yang Dinyatakan Positif Covid-19

Dia pun mengatakan, perang di Eropa Timur telah memicu lonjakan harga pangan. Dia menyebut harga makanan di Rusia naik 12 persen, di Amerika Serikat 6,9 persen, dan di Turki 3 persen.

"Semua negara, harga jualnya ke masyarakat, sudah naik juga, kita di sini masih tahan-tahan. Bu Menteri (Keuangan Sri Mulyani) saya tanya, 'Bagaimana, Bu? Tahannya sampai berapa hari ini?'," ucap Jokowi.***


Editor : inilahkoran