Perizinan Eiger Camp di Parongpong Lengkap, KDB Hanya 2% dari Total Lahan yang Dikelola
PT Eigerindo Multi Produk Industri memastikan proses pembangunan Eiger Camp di Parongpong yang terletak di Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) sudah sesuai dengan prosedur dan legalisasi yang berlaku.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - PT Eigerindo Multi Produk Industri memastikan proses pembangunan Eiger Camp di Parongpong yang terletak di Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) sudah sesuai dengan prosedur dan legalisasi yang berlaku.
Bahkan, koefisien dasar bangunan (KDB) kawasan Eiger Camp di Parongpong itu hanya 2,08% dari batas maksimal KDB Kawasan 10%.
Penyusun Dokumen Amdal Eiger Camp dari PT Mitra Reka Buana Jemy Septendi mengatakan, dokumen dan perizinan Eiger Camp di Parongpong itu sudah lengkap sebelum dilakukan pembangunan.
"Dokumen yang kita miliki mulai dari SK Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Rencana Ruang, Peil Banjir, Pengesahan Site Plan Pembangunan Eiger Camp, Andalalin Dishub, Andalalin Polres hingga Amdal, itu sudah lengkap," kata Jemy, Jumat 29 Maret 2025.
Jemy menjelaskan, dalam Surat Pengesahan Site Plan Pembangunan Eiger Camp di Parongpong yang diterbitkan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung Barat, luas lahan yang disahkan untuk dikelola Eiger adalah 482.000 m2. Luasan itu terbagi dalam luas pemanfaatan (Tutupan) seluas 10.012 m2.
Kemudian tercatat juga lanscape/sarana prasarana, yakni berupa jalan + parkir area (Paving) 49.306,37m2, drainase 5.206,77 m2, area kolam retensi 4.803,21 m2, dan ruang terbuka hijau (RTH) 368.033,28 m2.
Dia menegaskan, dalam dokumen tersebut pun tercantum KDB kawasan hanya 2,08% dari luas lahan yang dikelola Eiger Camp di Parongpong.
Hal tersebut sudah sesuai dengan Surat Jawaban yang diterbitkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada 25 November 2021 menyatakan bahwa persetujuan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang untuk kegiatan berusaha, lokasi yang direncanakan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan wisata dengan koefisien dasar bangunan (KDB) maksimal 10%.
"Dokumen Perizinan Eiger Camp di Parongpong Sukawana beredar, izin sudah lengkap. Bahan Koefisien Dasar Bangunan Eiger Camp itu hanya 2%," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Forum Penyelamat Lingkungan Hidup (FPLH) Thio Setiowekti mengatakan, secara lokasi, Kawasan tersebut tidak masuk dalam Kawasan lereng Tangkuban Parahu karena di bawah ketinggian 1.000 mdpl.
"Kawasan itu merupakan Kawasan PTPN VIII. Sehingga perizinan di lokasi itu terakomodir dalam perjanjian kerja sama dengan PTPN VIII," ujar Thio.
Editor : Doni Ramdhani
