Perpustakaan Kota Bogor Bisa Jadi Prototipe Perpustakaan Daerah

Wali Kota Bogor Bima Arya menuturkan keberadaan perpustakaan sebagai salah satu tempat untuk meningkatkan literasi perlu juga didukung berbagai faktor.

Perpustakaan Kota Bogor Bisa Jadi Prototipe Perpustakaan Daerah
"Berbicara soal perpustakaan tidak bisa hanya dari satu dimensi saja. Saya melihat ada tiga hal yang menjadi pekerjaan rumah yakni aktor, kultur dan infrastruktur. Jadi kalau kita bangun perpustakaan tapi tidak ada isinya, ya percuma. Tapi kalau aktor itu kita siapkan, infrastruktur ada kulturnya kami bangun. Jadi di Kota Bogor kami coba akselerasikan itu," kata Bima Arya, Jumat 31 Maret 2023. (istimewa)

INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya menuturkan keberadaan perpustakaan sebagai salah satu tempat untuk meningkatkan literasi perlu juga didukung berbagai faktor.

"Berbicara soal perpustakaan tidak bisa hanya dari satu dimensi saja. Saya melihat ada tiga hal yang menjadi pekerjaan rumah yakni aktor, kultur dan infrastruktur. Jadi kalau kita bangun perpustakaan tapi tidak ada isinya, ya percuma. Tapi kalau aktor itu kita siapkan, infrastruktur ada kulturnya kami bangun. Jadi di Kota Bogor kami coba akselerasikan itu," kata Bima Arya, Jumat 31 Maret 2023.

Bima menerangkan, membiasakan anak-anak senang membaca itu tidaklah mudah. Untuk itu di Kota Bogor peningkatan literasi juga menggunakan gerakan komunitas dan sekolah-sekolah.

Bima membeberkan, masukan-masukan yang diberikan Kota Bogor dalam kunker spesifik peningkatan literasi ternyata sejalan dengan apa yang dipahami Komisi X DPR.

"Pertama, tentang SDM, pustakawan, serta kedua tentang keberpihakan dari pemerintah untuk membangun infrastruktur. Yang ketiga, koleksi buku untuk mendorong literasi. Effort (upaya) kita harus lebih, ikhtiar kita harus lebih, agar anak-anak kita mau membaca," bebernya.

Bima menjelaskan, pembangunan infrastruktur dan fasilitas perpustakaan serta gerakan komunitas dalam meningkatkan literasi sedikit demi sedikit memberikan hasil yang baik. Saat ini perpustakaan Kota Bogor dalam sehari bisa menerima kunjungan baik dari komunitas, kelompok, pelajar atau individu mencapai 500 kunjungan perhari.

"Kemarin saya juga mengajak Komisi X DPR berkeliling ke perpustakaan Kota Bogor yang ada di gedung eks DPRD Kota Bogor. Di sana Komisi X DPR melihat bagaimana aktivitas pengunjung di perpustakaan Kota Bogor. Kami berterima kasih kunjungan ini dan menyemangati kami untuk membangun perpustakaan ini kelas dunia," jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR Rano Karno menyampaikan ada tiga kelompok untuk meningkatkan literasi. Pertama aktor, kedua kultur dan ketiga infrastruktur. perpustakaan ini adalah infrastruktur. Sementara yang paling penting yakni aktor, yakni pustakawan.

"Saya bilang infrastruktur ini perpustakaan Kota Bogor luar biasa. Itu full AC. Saya gak pernah menemukan di sebuah kota ada perpustakaan yang full AC seperti ini. Artinya apa, pimpinan daerah konsen. Saya tahu betul Kang Bima ini, beliau cendekiawan. Dia berangkat dari edukasi. Artinya memang dia sangat konsen kepada itu. Dari hasil kunjungan ini kami akan membawa perpustakaan Kota Bogor ini menjadi prototipe untuk daerah lainnya," pungkasnya.*** (rizki mauludi)


Editor : Doni Ramdhani