Inovasi Perpustakaan Cimahi Hadirkan Mini Bioskop 

Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Disarpusda) Cimahi resmi meluncurkan program unggulan bertajuk Tour Library Funtastic di Perpustakaan Umum Kota Cimahi.

Inovasi Perpustakaan Cimahi Hadirkan Mini Bioskop 
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, luncurkan Tour Library Funtastic, perpustakaan kini hadir lebih modern dengan fasilitas mini bioskop edukatif. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Disarpusda) Kota Cimahi resmi meluncurkan program unggulan bertajuk Tour Library Funtastic di Perpustakaan Umum Kota Cimahi.

Hal ini sekaligus menandai babak baru transformasi Perpustakaan yang tak lagi sekadar gudang koleksi buku, melainkan berubah menjadi ruang publik yang hidup, interaktif, dan menyenangkan bagi seluruh lapisan masyarakat. 

inovasi dihadirkan sebagai respons nyata terhadap dinamika zaman, di mana Perpustakaan dituntut beradaptasi agar tetap relevan, diminati dan mampu menjadi pusat pengembangan literasi serta kreativitas yang berkelanjutan di tengah gempuran arus informasi digital yang kian pesat.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengakui kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah secara mendasar kebiasaan masyarakat dalam mengakses pengetahuan dan memperoleh informasi. 

"Kini, aktivitas membaca tidak lagi terpaku secara kaku pada halaman-halaman buku fisik semata, melainkan bisa dilakukan dengan mudah melalui genggaman tangan menggunakan perangkat telepon pintar maupun berbagai media digital lainnya yang tersedia luas," kata Ngatiyana, Rabu (24/6/2026).

Kendati demikian, Ngatiyana menegaskan keberadaan buku dalam wujud fisik tidak boleh serta-merta dikesampingkan atau dihilangkan begitu saja lantaran memiliki nilai-nilai mendalam dan pengalaman intelektual tersendiri yang tak sepenuhnya tergantikan oleh format elektronik.

“Membaca tidak serta merta terpaku pada bentuk fisik buku, bisa melalui smartphone ataupun perangkat digital lainnya," ujarnya.

"Meski begitu, bentuk fisik buku ini juga tidak bisa dihilangkan begitu saja,” sambungnya.

Menurutnya, definisi dan fungsi Perpustakaan di era modern telah mengalami pergeseran makna yang signifikan. Sebab, Perpustakaan tidak lagi hanya berperan pasif sebagai tempat penyimpanan dan penyediaan bahan bacaan, namun wajib berevolusi menjadi ruang interaksi sosial yang aktif, pusat penguatan budaya literasi.

"Termasuk wadah diskusi yang konstruktif bagi warga untuk saling bertukar gagasan dan wawasan," tuturnya. 

Pemkot Cimahi pun terus bergerak aktif mendorong berbagai terobosan dan inovasi konkret agar Perpustakaan Daerah mampu bertransformasi menjadi ruang publik yang inspiratif yang mampu melahirkan ide-ide kreatif, pemikiran kritis, dan karya-karya produktif dari masyarakat.

"Salah satu bentuk inovasi nyata yang kini dihadirkan untuk memikat minat kunjungan, khususnya dari kalangan generasi muda dan pelajar, yakni keberadaan fasilitas mini bioskop yang terintegrasi di lingkungan Perpustakaan," ungkapnya. 

Ngatiyana menjelaskan, fasilitas ini dirancang bukan sekadar sebagai sarana hiburan semata, namun dikemas secara cermat menjadi media edukasi yang menarik, di mana penayangan film-film bermutu dapat menjadi sarana pembelajaran visual yang memperkaya wawasan dan imajinasi pengunjung. 

Dia berharap, kehadiran fasilitas ini menjadi daya tarik tersendiri yang mampu mengubah stigma kaku bahwa Perpustakaan merupakan tempat yang sunyi dan membosankan.

“Hadirnya mini bioskop diharapkan menjadi daya tarik tersendiri,” katanya.

Lebih jauh, Ngatiyana juga mengungkapkan keuntungan strategis dari pemindahan lokasi Perpustakaan Daerah Kota Cimahi yang sebelumnya beralamat di kawasan Jalan Jati menuju lokasi terkini. 

"Penataan ulang lokasi ini merupakan keputusan yang sangat tepat dan terukur, mengingat posisi barunya kini berada sangat dekat dengan Alun-Alun Kota Cimahi sebagai pusat keramaian dan ruang publik utama," ucapnya.

Ngatiyana menyebut, keunggulan lokasi ini semakin lengkap lantaran dikelilingi oleh berbagai lingkungan sekolah, sehingga memudahkan akses bagi para pelajar dan tenaga pendidik untuk datang berkunjung, belajar dan memanfaatkan segala fasilitas yang tersedia dengan lebih mudah dan efisien.

“Lokasi saat ini sangat strategis, selain dekat dan dikelilingi oleh sekolah-sekolah, juga berdekatan dengan Alun-Alun Kota Cimahi sebagai ruang publik dan pusat aktivitas masyarakat,” ujarnya.


Editor : Doni Ramdhani