Persiapan Konser Gratis BTS, Pemerintah Seoul Kerahkan 6.500 Polisi untuk Keamanan
Sebanyak 6.500 polisi akan dikerahkan saat konser gratis BTS berlangsung di Seoul demi keamanan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Tinggal sehari lagi BTS akan melakukan comeback dengan merilis album 'ARIRANG' dan besoknya menggelar konser gratis.
BTS akan melakukan comeback yang sangat dinantikan dengan konser luar ruangan berskala besar bertemakan 'The comeback Live | ARIRANG'.
Akan tetapi, sebelum acar itu dimulai, konser ini sudah menimbulkan kontroversi karena langkah-langkah keamanan yang belum pernah terjadi sebelumnya di pusat kota Seoul, Korea Selatan (Korsel).
konser akan berlangsung pada hari Sabtu, 21 Maret 2026, di Lapangan Gwanghwamun, dengan pihak berwenang memperkirakan sekitar 260.000 penggemar dapat berkumpul untuk menyaksikan kembalinya grup tersebut.
Sebagai persiapan, pihak berwenang telah menetapkan 31 bangunan di sekitar lokasi acara untuk pengawasan khusus, membatasi akses ke atap dan lantai atas untuk mencegah kepadatan dan potensi kecelakaan.
Operasi keamanan sedang dilaksanakan secara besar-besaran. Lebih dari 6.500 petugas polisi dari berbagai divisi termasuk lalu lintas, investigasi kriminal, dan pasukan khusus akan dikerahkan.
Selain itu, 31 pos pemeriksaan keamanan yang dilengkapi detektor logam akan memeriksa para peserta sebelum masuk.
Lalu lintas di pusat kota Seoul juga akan mengalami gangguan signifikan. Sebuah ruas jalan utama Sejong-daero, yang membentang dari Gwanghwamun hingga Balai Kota, akan ditutup mulai Jumat malam tanggal 20 Maret hingga Minggu pagi tanggal 22 Maret 2026.
Operasi kereta bawah tanah juga akan disesuaikan sebagian, dengan kereta api melewati stasiun-stasiun penting seperti Gwanghwamun, Balai Kota, dan Gyeongbokgung selama jam sibuk pada hari konser.
Langkah-langkah ekstensif ini telah memicu beragam reaksi di dunia maya. Beberapa kritikus berpendapat bahwa skala gangguan tersebut berlebihan untuk sebuah konser musik pop, dan menyarankan agar acara tersebut seharusnya diadakan di stadion daripada di alun-alun publik pusat yang dikelilingi oleh kantor pemerintah dan bisnis.
Kekhawatiran juga muncul mengenai dampaknya terhadap lalu lintas dan perdagangan lokal di sekitar lokasi acara.
Namun, banyak pihak lain mendukung tindakan pencegahan yang ketat, dengan merujuk pada tragedi masa lalu seperti insiden desak-desak saat Halloween di Itaewon sebagai pengingat yang jelas tentang risiko yang terkait dengan kerumunan besar.
Para pendukung menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama, terutama mengingat perhatian global yang diterima BTS.
Menurut HYBE, keputusan untuk melanjutkan acara di lokasi luar ruangan didasarkan pada beberapa faktor, termasuk kemampuan pengendalian kerumunan, akses transportasi umum, dan pertimbangan keselamatan, bukan tekanan langsung dari pihak berwenang kota.
Saat BTS bersiap merilis album studio kelima mereka, 'ARIRANG' pada 20 Maret 2026, tiket gratis konser tersebut sudah terjual habis, dengan penayangan global dijadwalkan melalui Netflix.
Terlepas dari kontroversi yang ada, acara ini diperkirakan akan menjadi salah satu momen K-Pop paling signifikan tahun ini, menarik perhatian tidak hanya karena kembalinya grup tersebut tetapi juga karena skala penyelenggaraannya.***
Editor : Irma Nurfajri


