Persib Bandung Jamu Borneo FC Samarinda di Stadion GBLA

Persib Bandung jamu Borneo FC Samarinda di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Kepastian itu diungkapkan Vice President Operational PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Andang Ruhiat.

Persib Bandung Jamu Borneo FC Samarinda di Stadion GBLA

INILAHKORAN, Bandung - Persib Bandung jamu Borneo FC Samarinda di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Kepastian itu diungkapkan Vice President Operational PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Andang Ruhiat.

Andang menjelaskan keputusan Persib Bandung jamu Borneo FC Samarinda di Stadion GBLA lantaran Stadion yang terletak di kawasan Gedebage Kota Bandung itu sudah rampung direnovasi. 

Tidak hanya itu, Andang juga memastikan Persib Bandung boleh menggelar pertandingan dengan penonton saat jamu Borneo FC Samarinda di Stadion GBLA.

“Tapi untuk tribun utara dan selatan, Persib masih harus menutupnya (tanpa penonton) sampai tiga pertandingan kandang, sesuai sanksi yang diputuskan Komite Disiplin PSSI kepada Panpel Persib,” kata Andang, Minggu, 17 November 2024.

Selain itu, lanjutnya, Persib Bandung selaku tuan rumah melarang suporter Borneo FC Samarinda untuk hadir di Stadion GBLA. Sebab larangan suporter away sudah tertuang pada pasal 4 ayat 8 Regulasi Liga 2024/2025 dan Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 tentang larangan kehadiran suporter tim tamu.

“Karena itu, kami meminta suporter Borneo FC tidak hadir di Stadion GBLA. Karena Persib tidak menyediakan kuota tiket buat suporter tamu. Jika ada yang memaksakan datang, Panpel Persib pun pasti akan memulangkannya,” tegasnya.

Andang memastikan pelanggaran regulasi itu akan menghadirkan hukuman dari Komite Disiplin PSSI. Tak hanya kepada Persib Bandung maupun Borneo FC Samarinda, namun juga kepada suporter tamu yang memaksakan datang ke Stadion GBLA.

Persib tidak akan bertanggung jawab atas segala kerugian yang dialami suporter tim tamu yang memaksakan datang ke stadion dan akan ditertibkan oleh pihak keamanan untuk dikembalikan ke daerah asal,” tegasnya kembali. ***


Editor : Ahmad Sayuti