Persib Bandung Kembali Panggil Pemain Timnas U22 Indonesia Jelang Lawan Dewa United
Persib Bandung kembali panggil dua pemainnya yang sebelumnya bergabung dengan Timnas U22 Indonesia jelang melawan Dewa United.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Persib Bandung kembali panggil dua pemainnya yang sebelumnya bergabung dengan Timnas U22 Indonesia jelang melawan Dewa United.
Kedua pemain Timnas U22 Indonesia yang dipanggil kembali Persib Bandung tersebut adalah Robi Darwis dan Kakang Rudianto.
Robi Darwis akui program training camp (TC) bersama Timnas U22 Indonesia ini belum berakhir. Namun dia bersama Kakang Rudianto mendapatkan izin untuk gabung lebih dulu dengan Persib Bandung.
“Mungkin ada kebijakan dari pelatih, jadi dari coach Indra (pelatih Timnas U22) tidak membebani klub juga kan. Jadi kalau memang club membutuhkan pemain, bisa pulang dulu, setelah itu pulang ke tim,” kata Robi di Stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis 20 November 2025.
Robi memastikan kebijakan ini tidak hanya diberikan kepada para pemain Persib Bandung. Namun juga dilakukan oleh tim lainnya.
“Dan tentunya kondisi saya juga cukup bagus karena kan memang kita di Timnas juga latihan, konsisten juga, padat juga kan latihan, jadi di sana pun gak leha-leha lah,” katanya.
Dengan alasan ini, Robi menyatakan kesiapannya apabila dipercaya untuk tampil menghadapi Dewa United. Laga lanjutan Super League 2025-2026 ini akan digelar di Stadion GBLA, Jumat, 21 November 2025.
“Tentunya siap lah. Harapannya bisa menang,” harap Robi.
Diketahui, Robi Darwis dan Kakang Rudianto mendapatkan panggilan untuk menjalani TC bersama Timnas U22 Indonesia. Program ini sebagai salah satu persiapan jelang SEA Games 2025 di Thailand.
TC ini dilangsungkan di Jakarta pada 6 hingga 27 November 2025. Setelah itu, Timnas U-22 bersiap untuk menghadapi SEA Games 2025 yang akan berlangsung di Thailand dari tanggal 3 hingga 19 Desember 2025.
Pada SEA Games 2025 tersebut, Timnas U22 Indonesia tergabung dalam Grup C bersama Myanmar, Filipina, dan Singapura.
Editor : Doni Ramdhani


