'Persib Butut' Menggema di Si Jalak Harupat

'Persib Butut' Menggema di Si Jalak Harupat
Gelandang Persib Bandung Febri Hariyadi (kiri). (Antara Foto)

INILAH, Bandung - Persib butut (jelek) menggema usai tim berjulukan Maung Bandung ini dikalahkan Bhayangkara FC di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (30/6/2019). 

Kata-kata tersebut keluar hampir dari seluruh mulut bobotoh yang hadir ke Stadion. Mereka melontarkan ketidakpuasaannya karena tim kesayangannya kalah dengan skor 1-2. 

Bahkan beberapa bobotoh diantaranya harus diamankan para petugas keamanan karena memaksa turun ke lapangan mengejar para pemain Persib. 

Gelandang Persib Bandung, Kim Jeffrey Kurniawan pun memahami dengan sikap yang ditunjukan bobotoh. Sebab timnya kalah di laga tersebut. 

"Semua pemain rindu, bukan hanya suporter. Bahkan menang itu hukumnya wajib bagi saya," ungkap Kim seusai pertandingan.

Kim memastikan sikap yang ditunjukan bobotoh ini akan menjadi motivasi baginya dan rekan-rekan setimnya. Diharapkan di laga selanjutnya melawan Persebaya Surabaya, Jumat (5/7/2019) kemenangan bisa didapatkan.

"Itu harus menjadi motivasi semangat untuk pemain tampil lebih baik. Kita harus introspeksi dulu agar bisa kembali ke jalur kemenangan. Dan kita akan kasih yang terbaik di Surabaya untuk ambil tiga poin disana," tegasnya.

Pemilik nomor punggung 23 ini tak menampik kekalahan atas Bhayangkara FC membuatnya dan rekan-rekan setimnya kecewa. Terlebih di dua laga kandang sebelumnya, timnya hanya mampu meraih hasil imbang. 

"Mau berkata apalagi, kita harus fokus di laga selanjutnya. Kedepannya kita harus bisa memanfaatkan kesempatan yang kita punya untuk memenangkan pertandingan," tegasnya. 

Kekalahan ini, lanjut Kim harus dijadikan pelajaran berharga untuk membuat timnya menjadi lebih baik. Terlebih Persib baru menjalani lima pertandingan di Liga 1 2019.

"Ada beberapa pertandingan nanti diluar kandang, mungkin kita bisa lebih beruntung disana. Kita akan memaksimalkam kemampuan kita dan memanfaatkan peluang," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)


Editor : Bsafaat