Persib Jadikan Piala Presiden 2026 Ajang Menguji Kesiapan Tim

Asisten pelatih Persib, Zlatko Runje menegaskan Piala Presiden 2026 kesempatan penting bagi tim untuk mengukur kemampuan

Persib Jadikan Piala Presiden 2026 Ajang Menguji Kesiapan Tim
Asisten Pelatih Persib Bandung Zlatko Runje (tengah) saat memimpin sesi latihan dengan Igor Tolic (kiri) dan Ahmad Jufriyanto (kanan). Foto Adam Husein/Inilahkoran

INILAHKORAN.ID - Asisten pelatih Persib, Zlatko Runje dengan tegas menyatakan Piala Presiden 2026 memiliki arti penting meski hanya berstatus sebagai turnamen pramusim.

Menurutnya, Piala Presiden 2026 menjadi kesempatan bagi Persib untuk mengukur sejauh mana perkembangan tim sebelum mengarungi kompetisi resmi musim 2026/2027.

Apalagi, lanjutnya, Persib akan menjalani tiga pertandingan di fase grup. Masing-masing menghadapi Arema FC (25/7/2026), Duli Pengiran Muda Mahkota (DPMM) FC (28/7/2026) dan Tampines Rovers FC (31/7/2026).

Karena itu, Zlatko akan menjadikan Piala Presiden 2026 ini menjadi sarana terbaik untuk mengevaluasi hasil latihan yang telah dijalani para pemain sejak 11 Juli 2026 lalu.

“Ya, saya pikir kami sebenarnya suka bertanding. Selalu lebih mudah untuk bertanding daripada hanya sekadar latihan,” ujar Zlatko di lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Kamis (23/7/2026).

Pelatih asal Kroasia ini tak menampik hanya terfokus pada Liga ketimbang turnamen pramusim. Namun dia juga berkeinginan untuk melihat secara keseluruhan timnya dalam pertandingan.

“Saya ingin melihat di posisi mana kami sudah bagus, bagian mana yang perlu kami tingkatkan, dan hal-hal taktis. Namun bagi saya, psikologi bisa menjadi bagian yang sangat penting dari ini,” tuturnya.

Sehingga, Zlatko akan tetap menjadikan Piala Presiden 2026 bagian penting dari perkembangan tim sebelum tampil di kompetisi resmi. 

“Tetap menghormati lawan, tetapi kami tahu apa yang harus dilakukan dan bagaimana cara bermain,” pungkasnya.


Editor : Ahmad Sayuti