Persib vs Persija, Panggung Perpisahan Federico Barba

Laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta selalu sarat emosi. Rivalitas panjang, gengsi dua kota dan atmosfer stadion yang membara menjadikannya lebih dari sekadar pertandingan sepak bola. 

Persib vs Persija, Panggung Perpisahan Federico Barba
Namun, Minggu 11 Januari 2026 nanti, duel di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) akan memiliki makna yang jauh lebih dalam. Bukan hanya soal tiga poin atau penutup putaran pertama Super League 2025-2026, tetapi juga tentang sebuah perpisahan bagi seorang bek asing Persib Bandung, Federico Barba. (dok)

INILAHKORAN.ID - Laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta selalu sarat emosi. Rivalitas panjang, gengsi dua kota dan atmosfer stadion yang membara menjadikannya lebih dari sekadar pertandingan sepak bola. 

Namun, Minggu 11 Januari 2026 nanti, duel di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) akan memiliki makna yang jauh lebih dalam. Bukan hanya soal tiga poin atau penutup putaran pertama Super League 2025-2026, tetapi juga tentang sebuah perpisahan bagi seorang bek asing Persib Bandung, Federico Barba.

Kepergian Federico Barba memang belum diumumkan secara resmi oleh Persib Bandung. Akan tetapi, sinyal kuat datang langsung dari sang pemain.

Menurut sumber yang didapatkan menyebutkan bek asal Italia tersebut dipastikan hengkang setelah laga kontra Persija, seiring berakhirnya putaran pertama kompetisi.

Kepastian itu semakin menguat setelah bek bernomor punggung 93 itu membalas komentar seorang netizen di akun Instagram pribadinya. Akun bernama cola.comacus menuliskan pesan emosional dalam bahasa Italia melalui kolom komentar.

“Terima kasih, Federico Barba, atas dedikasinya. Kami menghormati semua keputusan Anda. Mari berharap mereka adalah pilihan terbaik. Mohon maafkan kelakuan kami yang tidak pantas,” tulis akun tersebut.

Tak disangka, komentar tersebut mendapat balasan langsung dari Barba. Jawabannya singkat, jujur, dan sarat makna. Ia mengungkapkan bahwa alasan kepulangannya ke Eropa bukan karena sepak bola, melainkan karena keluarga.

“Terima kasih atas pesan ini. Saya mohon maaf kepada kalian semua, tetapi masalah keluarga yang serius membutuhkan saya segera kembali ke Eropa,” jawab Barba.

Tak ada drama, tak ada polemik. Hanya pengakuan tulus bahwa di balik gemerlap sepak bola profesional, ada urusan hidup yang jauh lebih besar.

Keputusannya meninggalkan Persib Bandung di tengah musim tentu bukan pilihan mudah. Namun, pernyataannya di media sosial menegaskan satu hal bahwa keluarga berada di atas segalanya. 

Namun tidak tahu ia akan tampil sebagai starter atau dari bangku cadangan. Satu hal pasti, laga tersebut akan menjadi penutup putaran pertama sekaligus penutup perjalanan singkatnya di Bandung.


Editor : Doni Ramdhani