Bali United Kembali Menang, Robert Alberts Sebut Kans Persib Juara Liga 1 Makin Sulit
Pelatih Persib Bandung Robert Alberts mengakui peluang timnya untuk menjuarai Liga 1 makin sulit setelah Bali United kembali menang
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts akui peluang timnya untuk menjadi juara Liga 1 2021/2022 semakin lebih sulit. Pasalnya, pesaingnya yakni Bali United memenangkan pertandingan atas Madura United.
Robert Alberts memastikan hasil itu membuat selisih poin kedua tim semakin menjauh. Persib 67 poin, sementara Bali United 72 poin dengan sama-sama menyisakan dua laga.
Robert Alberts mengatakan sejak awal sudah menyampaikan pendapatnya mengenai peluang Bali United menjadi juara Liga 1 2021/2022. Apalagi saat ini, tim berjulukan Serdadu Tridatu itu hanya butuh satu poin tambahan di dua laga sisa tersebut.
"Dan melihat bagaimana Bali bisa memenangkan pertandingan seperti ketika mengalahkan Arema berkat gol bunuh diri dan penalti. Lalu di laga kemarin tim lawannya mendapat penalti tapi gagal karena dihentikan kiper, ada banyak faktor yang mempengaruhi peluang kami menjadi juara," kata Robert Alberts saat dihubungi, Selasa 22 Maret 2022.
Baca Juga: Lawan Persik Kediri Ardi Idrus dan Henhen Dipastikan Absen, Robert Alberts Siapkan Pemain Muda
Pelatih asal Belanda ini juga mengaku sudah menghitung-hitung peluang Persib untuk juara. Meski timnya berhasil melumat habis kemenangan di dua laga sisa, namun hal itu bisa terwujud jika Bali United mengalami kekalahan.
"Tapi kami masih berada pada urutan kedua yang mana bagi Persib bisa lolos ke Piala AFC, itu adalah salah satu target kami juga dan menjadi target utama kami sekarang tentunya," tuturnya.
Robert Alberts memastikan Persib tidak menyerah dalam perebutan juara. Sebab bisa saja Bali United mengalami kekalahan di dua laga sisa.
"Tapi satu kemenangan menyegel satu tempat bagi kami di AFC yang mana itu penting bagi tim seperti Persib," tegasnya.
Baca Juga: Cemburu, Warga Cipeundeuy Tega Bacok Temannya Sendiri
Pelatih berusia 67 tahun ini pun mengaku sempat memberikan penyataan pada awal musim bahwa Persib harus bermain di AFC setiap tahun. Saat ini, keinginan itu akan segera terwujud.
"Jadi kami masih bisa menjadi juara. Tapi jika Bali menang di laga berikutnya maka kami dipastikan tidak juara. Tapi kami juga tahu bagaimana kesempatan yang dimiliki dengan tim ini, dan musim ini juga belum bisa dikatakan Liga yang sebenarnya," katanya.
Seperti pada musim 2020 lalu, lanjutnya, Persib sudah melakukan pramusim dengan baik. Terbukti, Maung Bandung berhasil memenangkan pertandingan di empat laga awal.
"Tapi Liganya dihentikan. Kami juga menghormati Bali sebagai klub, tetapi fakta bahwa kami harus bermain tiga bulan di Bali dan satu-satunya tim yang difavoritkan tentunya Bali (United) itu sendiri, tidak ada rahasia mengenai itu, semua membahas itu. Bahkan ada yang mengatakan ini bukan Liga, tapi Bali Cup dan itu faktanya. Itu membuat sulit tim-tim lain dan saya percaya jika liga digelar dengan normal, dengan format home and away, dan Persib main di Bandung, urutan di klasemen akan berbeda," bebernya.
Baca Juga: HORE! Tahun Ini Bisa Mudik, Ini Syaratnya
Karena itu, Robert Alberts berharap Liga bisa digelar secara normal di musim 2022/2023. Seperti menerapkan kembali sistem home and away atau kandang tandang.
"Saya rasa kenapa kami tidak bisa melakukan itu karena seluruh dunia sudah memainkan kompetisi dengan normal. Jadi tidak ada hambatan bahwa ketika musim baru dimulai, kami bisa memainkan Liga yang normal lagi," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)
Editor : inilahkoran


