KPK Geledah Rumah Bupati Bogor Nonaktif Ade Yasin di Bandung
KPK menggeledah rumah Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin di Kota Bandung. Simak faktanya-fakta berikut ini:
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lakukan penggeledahan di rumah tersangka kasus suap, Bupati Bogor, Ade Yasin, di Bandung.
Penggeledahan kediaman Ade Yasin di Bandung dilakukan di dua tempat berbeda-beda.
Diketahui, penggeledahan dilakukan salah satunya di rumah Ade Yasin, yang ada di Bandung.
Baca Juga: Korlantas: 'One Way' KM 47-KM414 Berakhir Sabtu Pukul 08.00 WIB
"Tim penyidik KPK kembali melakukan kegiatan upaya paksa penggeledahan rumah kediaman para tersangka di dua lokasi berbeda di Bandung, Jawa Barat," ucap Juru Bicara KPK Ali Fikri via pesan singkat, Jumat 29 April 2022.
Ali juga belum mengungkapkan hasil dari penggeledahan tersebut. Menurutnya tim masih melakukan pendalaman.
"Pekembangan hasil penggeledahan akan kami informasikan lebih lanjut," katanya.
Baca Juga: Polisi Terapkan Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek Km 47 hingga KM 70
Bupati Bogor Ade Yasin terjaring OTT KPK bersama dengan 11 orang lainnya. Selang beberapa waktu, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka di kasus suap laporan keuangan demi meraih predikat WTP dari BPK Perwakilan Jawa Barat.
Para tersangka itu ialah:
Pemberi Suap:
1. Ade Yasin, Bupati Kabupaten Bogor periode 2018-2023
2. Maulana Adam, Sekdis Dinas PUPR Kabupaten Bogor
3. Ihsan Ayatullah, Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor
4. Rizki Taufik, PPK pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor
Baca Juga: Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan Imbau Warga Tak Gelar Takbir Keliling
Penerima Suap:
1. Anthon Merdiansyah, Pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Kasub Auditorat Jabar III/Pengendali Teknis
2. Arko Mulawan, pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Ketua Tim Audit Interim Kabupaten Bogor
3. Hendra Nur Rahmatullah Karwita, pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Pemeriksa
4. Gerri Ginajar Trie Rahmatullah, pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Pemeriksa
Baca Juga: Sepenting Itukah Opini WTP Bagi Bupati Bogor Nonaktif Ade Yasin? Begini Analisa Pengamat
KPK menduga Ade Yasin menyuap pegawai BPK perwakilan Jawa Barat agar Kabupaten Bogor hingga Rp 1,9 miliar.
Hal itu dilakukan agar Kabupaten Bogor dapat kembali meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk tahun 2021 dari BPK Perwakilan Jawa Barat.***(cesar yudistira)
Editor : inilahkoran

