Persija Gagal Pepet Persib, Maxwell Souza Ingin Move On dari Rasa Bersalah
Apa mau dikata, Persija ikut-ikutan menelan hasil imbang dan Maxwell Souza jadi pemain yang paling disorot usai laga berakhir.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID- Persija Jakarta harus menjalani jeda kompetisi BRI Super League dengan menelan kenyataan pahit gagal memangkas jarak dari Persib Bandung di papan klasemen sementara BRI Super League. Maxwell Souza menolak panik.
Sejatinya, Persija bakal menipiskan ketertinggalan poin dari Persib sang pemuncak andai mampu menaklukkan Dewa United di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu 15 Maret 2026 lalu.
Di saat yang bersamaan, Persib dipaksa berimbang 1-1 dalam laga tandang menghadapi tuan rumah Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda.
Apa mau dikata, Persija ikut-ikutan menelan hasil imbang dan Maxwell Souza jadi pemain yang paling disorot usai laga berakhir.
Maxwell sempat membawa Macan Kemayoran unggul 1-0 pada menit 45+4. Momen itu pun menghadirkan ledakan euforia di JIS.
Namun, pada akhirnya ia harus menerima kenyataan pahit setelah gagal menuntaskan peluang emas dari titik penalti di pengujung babak kedua.
Seandainya penalti tersebut berhasil dikonversi menjadi gol, Persija sejatinya berpeluang mengamankan kemenangan 2-1.
“Sepak bola terkadang bisa menghadirkan kegembiraan dan kesedihan dalam pertandingan yang sama, itu terjadi padaku. Kesalahan seharusnya menjadi pelajaran untuk perjalanan panjang di depan. Pikiranku kuat dan tetap terlindungi. Aku akan bangkit dan kembali lebih kuat. Mimpi tetap hidup, harapan belum mati,” ujar Maxwell.
Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada rekan setim dan Jakmania atas kegagalan penaltinya. “Saya bertanggung jawab penuh atas hasil imbang ini dan meminta maaf kepada rekan-rekan setim serta para penggemar atas kegagalan penalti tersebut. Perjuangan kami berlanjut dan saya akan terus memberikan yang terbaik untuk Persija,” katanya.
Meski begitu, Persija memastikan tidak melihat hasil imbang 1-1 tersebut hanya dari 1-2 momen tertentu. Sepak bola adalah cerita panjang selama 90 menit, penuh dinamika, kerja keras, dan kinerja kolektif yang tak bisa disederhanakan hanya oleh satu peristiwa.***
Editor : Bsafaat


